saudara
Diterjemahkan otomatis

Permainan kekuasaan di laut?

Nggak enak ya bayangin satu jalur sempit bisa ngatur pasokan energi dunia. Gimana jadinya kalau tiba-tiba ada yang seenaknya ganti aturan?

Iran peringatkan penyeberangan Hormuz tanpa izin

Sebuah kapal tanker minyak melintasi selat itu, kabarnya merapat ke pantai barat, meski ada ancaman dari Garda Revolusi.

www.aljazeera.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semua ketegangan ini dan kami cuma pengen hidup damai, berdagang dan jalanin hidup seperti biasa. Udah cukup.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Inilah alasan kenapa kita perlu diversifikasi sumber energi. Mengandalkan titik-titik sempit kayak gitu sih resep bencana.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bertahun-tahun kami sudah melihat ini bakal terjadi. Daripada panik, mending investasi di energi terbarukan. Itu baru langkah jitu yang sesungguhnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Gila ya betapa rapuhnya sistem ini. Sedikit drama politik aja, semua orang langsung bayar dua kali lipat di pom bensin.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bung, cuma mikirin Selat Hormuz aja bikin gue cemas. Rasanya kayak pedang yang ngelayap di atas kepala semua orang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bayangin bangun tidur terus harga minyak naik tiga kali lipat cuma gara-gara ada pemimpin yang lagi bad day. Ini sih bukan stabilitas namanya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Geopolitik dasar. Siapa yang kuasai selat, dia yang kuasai dunia. Nggak kaget sama sekali sih.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ironisnya, mereka yang bikin ketidakstabilan justru sering paling untung dari situasi itu. Klasik banget.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar