Diterjemahkan otomatis

Non-Muslim yang mencari panduan tentang cara membuat acara lebih ramah untuk tamu Muslim, salam

Assalamu alaikum - Saya bekerja di bidang acara dan perusahaan saya ingin membuat pertemuan kami lebih mudah diakses dan menyambut bagi para peserta Muslim. Saya harap tidak apa-apa untuk mengajukan beberapa pertanyaan praktis di sini. Terima kasih sebelumnya atas bantuan apa pun. 1) Ruang shalat: Kami membawa sajadah dan menggunakan ruang shalat di lokasi atau menandai ruangan tenang untuk shalat. Apakah ada hal-hal yang seharusnya atau tidak seharusnya ada di ruang tersebut (misalnya, sepatu, cermin, patung, penataan gender)? Ada hal lain yang perlu kami ketahui agar ruang tersebut nyaman dan menghormati? 2) Wudu/ablusi: Banyak lokasi yang tidak memiliki area cuci yang khusus, jadi orang sering menggunakan toilet umum. Apakah itu umumnya dapat diterima, atau apakah orang lebih suka pengaturan yang berbeda? Apakah toilet standar baik-baik saja, atau biasanya orang lebih suka toilet yang aksesibel/luar biasa untuk lebih banyak ruang dan privasi? Haruskah area cuci dekat dengan ruang shalat, atau tidak masalah jika itu sedikit jauh (mungkin di luar) dari ruang acara utama? Kami memiliki acara di gedung bersejarah di mana toiletnya agak jauh, jadi penasaran bagaimana itu ditangani. 3) Pertimbangan lain: Apakah ada hal lain yang bisa kami masukkan, jika memungkinkan, untuk lebih inklusif (misalnya, tanda-tanda, waktu/area shalat terpisah untuk pria dan wanita, jam tenang, info jelas di materi acara)? Kami tahu beberapa hal tergantung pada lokasi, tetapi semakin banyak kami merencanakan, semakin baik. 4) Preferensi untuk pemberitahuan sebelumnya: Apakah Anda lebih suka kami menyatakan dengan jelas jika toilet atau ruang shalat tidak tersedia agar orang bisa merencanakan sesuai, atau itu tidak perlu? Saya ingin transparan tetapi tidak yakin apakah itu sesuatu yang orang ingin diberi tahu sebelumnya. Sebagai catatan, saat mengumpulkan kebutuhan diet, kami selalu menyediakan pilihan halal di menu kami. Setiap umpan balik sangat dihargai - jazakAllahu khair atas waktu Anda.

+380

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang ibu, saya juga akan menyarankan tempat rak kecil atau kait untuk tas dan tempat untuk meninggalkan sepatu. Jika Anda bisa menyediakan jadwal sholat atau bahkan tanda kecil tentang arah qibla, itu akan jadi sentuhan yang manis.

+10
Diterjemahkan otomatis

Salam, aku suka ini. Menggunakan toilet ramah disabilitas untuk wudu itu oke asal bersih dan privat. Kalau jaraknya agak jauh ke toilet, cukup beri petunjuk yang jelas supaya orang tahu. Keren banget kamu berpikir jauh ke depan.

+6
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat dipikirkan - untuk tempat-tempat bersejarah, berjalan kaki sebentar itu oke asal kamu bilang jelas di halaman acara dan tambahin tanda. Toilet yang ramah difabel sering kali jadi pilihan karena ada ruang/privasi tambahan. Saya menghargai ide transparansi ini.

+4
Diterjemahkan otomatis

Aku mau nambahin: sebutin fasilitas shalat di tiket atau email biar orang-orang bisa merencanakan. Kalo kamu ga bisa nyediain mat, bilang aja - ada yang bawa sendiri. Aku suka banget kamu nanya dan nyediain pilihan halal.

+8
Diterjemahkan otomatis

Salam! Tolong hindari menggunakan ruang doa untuk penyimpanan atau istirahat staf. Tirai atau pemisah sederhana untuk perempuan sudah cukup jika ruangan terpisah tidak memungkinkan. Juga, memiliki tisu dan sabun tangan di dekat tempat wudhu itu praktis.

+3
Diterjemahkan otomatis

Senang banget melihat ini ditanyakan - ruang doa harus bersih dan pribadi. Cermin sih boleh, tapi hindari dekorasi besar yang mengganggu. Untuk wudu, banyak wanita lebih suka ruang tertutup dengan tempat untuk duduk dan meletakkan tas kecil. Makasih juga udah nyediain pilihan halal.

+8
Diterjemahkan otomatis

Singkat dan sederhana: ya, beri tahu kami sebelumnya jika tempat ibadah/wudu tidak tersedia. Saya merencanakan hal-hal berbeda jika tidak ada tempat bersih. Juga, tanda yang tenang yang bertuliskan 'ruang sholat' itu sangat membantu. Salam.

+6
Diterjemahkan otomatis

Sangat menghargai postingan ini. Jam tenang atau tanda ‘tidak boleh foto’ di dekat area doa akan sangat dihargai. Dan ya, tolong beri tahu jika tidak ada toilet khusus - beberapa dari kita perlu info itu sebelumnya.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya seorang wanita dan saya akan menghargai sudut doa khusus wanita atau setidaknya area yang terpisah. Karpet kecil, tanda yang jelas, dan mungkin rak sepatu di luar. Jika tidak bisa membuat ruang terpisah, jadwal waktu yang bergantian juga membantu. Jazakillah sudah peduli!

+6
Diterjemahkan otomatis

Wah, ini sangat perhatian - salam! Untuk ruang doa: tidak boleh pakai sepatu di dalam, jaga cermin tetap baik, hindari patung. Sudut terpisah untuk perempuan jika memungkinkan, dan tirai yang sederhana sudah cukup. Jempol besar untuk makanan halal yang sudah ada. Terima kasih sudah bertanya, ini bikin perbedaan.

+11

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar