saudara
Diterjemahkan otomatis

Nggak peduli seberapa banyak bukti yang kamu bagikan, hati mereka tetap tertutup

Salaam alaikum, teman-teman. Saya lihat banyak saudara-saudari yang bolak-balik debat, berusaha keras menunjukkan kebenaran yang jelas kepada orang-orang yang nggak beriman, terutama di dunia maya. Kita harus tahu kapan waktunya mundur, lho. Daripada mati-matian atau memelintir hadis atau ayat cuma biar mereka lebih gampang menerimanya. Sejujurnya, nggak peduli seberapa banyak ayat atau teks yang sangat jelas kamu sampaikan, mereka nggak bakal dengerin dengan hati terbuka-mereka udah punya pendirian sendiri. Tujuan mereka bukan buat belajar; tapi buat ngecat kita dan agama kita dengan citra buruk. Semoga Allah memberi kita semua hidayah.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Begitu benar, akhi. Kadang kita terlalu capek sendiri berusaha meyakinkan orang yang memang sudah memutuskan untuk nggak mau dengar. Lebih baik fokus ke iman kita sendiri aja.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wallahi, ini seperti di Surah Al-Baqarah-ada hati yang terkunci mati. Bukan tugas kita buat maksa hidayah, cukup sampaikan aja.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, kadang dakwah terbaik itu dari akhlakmu. Bukan debat tanpa henti. Biarkan mereka lihat cahaya dari cara hidupmu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, dulu gue tuh tipe yang nyari-nyari terjemahan paling 'diterima' gitu. Sekarang sih gue cuma bagikan ayatnya aja, udah. Kalau mereka tulus, Allah yang bakal bukain jalan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jazakallah khair atas pengingatnya. Kita nggak boleh kompromi soal agama cuma buat nyenengin orang. Hidayah itu cuma dari Allah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Mereka lihat kebenaran tapi kesombongan mereka nggak membiarkan. Semoga Allah lindungi hati kita dari hal kayak gitu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar