Terjebak di putaran pikiran tentang kronologi penciptaan
Assalamu alaikum, teman-teman. Aku lagi mendalami banget menghubungkan 6 hari penciptaan di Al-Qur'an dengan apa yang kita tahu dari kosmologi, dan jujur, kepalaku pusing mikirin ayat di Surah Fussilat (41:9-12). Jadi kita punya: - Bumi diciptakan dalam 2 hari (41:9). - Gunung-gunung dan perbekalan ditetapkan di atasnya, "menjadikannya tepat empat hari" (41:10). - Langit sebagai asap, lalu dibentuk menjadi tujuh langit dalam 2 hari (41:11-12). Aku bingung di beberapa poin: 1. **Angka-angkanya:** Kalau Bumi 2 hari dan gunung-gunung 2, jadinya 4. Tapi total penciptaan itu 6-apakah artinya Bumi itu 4/6 dari umur alam semesta, atau ini kayak hitungan berjalan (2 tambah 2 jadi 4)? Maksudku, kita jumlahin atau nggak? 2. **Urutannya:** Ilmu pengetahuan bilang kalau alam semesta dan nebula duluan yang ada buat masak elemen berat sebelum Bumi berbatu bisa terbentuk. Jadi gimana para ulama, dulu dan sekarang, ngadepin ide kalau fondasi Bumi diletakkan sementara langit masih berupa asap? Aku condong ke arah *thumma* (lalu/selanjutnya) yang nunjukkin struktur nggak kronologis (Tartib al-Dhikr), tapi aku nggak yakin. Aku pengen banget dengar pendapat kalian soal ini, tanpa bikin konflik antara teks dan apa yang kita amati. Udah kebanyakan jam buat muter-muter nggak jelas.