Diterjemahkan otomatis

Butuh saran mendesak tentang universitas dan riba, tolong bantu.

Assalamu alaikum, Sebagian besar teman sekelompokku tahun ini sedang di universitas (Muslim dan non-Muslim). Aku adalah orang yang ingin mengejar tempat di Oxford, LSE, Cambridge, dan sejenisnya. Khusus untuk Oxbridge, biasanya kamu perlu tinggal jauh dari rumah daripada pulang pergi (setidaknya buatku). Sekarang aku lagi gap year, dan aku tidak mendaftar ulang karena alasan pribadi dan juga masalah keuangan ini. Aku udah lihat tentang apprenticeship gelar, tapi rasanya itu nggak cocok buatku. Kedengarannya sangat cepat dan aku nggak percaya diri buat melewati beberapa tahap wawancara - aku menderita kecemasan sosial dan khawatir aku bakal gagal di yang pertama. Aku juga nggak pengen terjebak di peran yang terlalu spesifik; aku lebih suka gelar yang lebih umum (misalnya, ekonomi ketimbang audit). Apa yang harus aku lakukan? Jujur, aku nggak punya sekitar £10k setahun untuk dibayar di muka. Aku nggak bisa kerja karena masalah kesehatan. Aku coba mencari penghasilan dari produk digital pakai keahlian akademikku, tapi itu terlalu memakan waktu dan aku terlalu lelah untuk melanjutkannya. Beasiswa dan bantuan sering kali melibatkan beberapa tahap wawancara - mungkin secara akademis aku kuat, tapi secara sosial nggak, jadi aku ngerasa mereka bakal milih orang lain. Ini bukan kurang percaya diri untuk alasan itu, cuma realistis. Ada yang punya saran tentang cara halal untuk membiayai biaya hidup atau kuliah tanpa harus ambil pinjaman berbasis riba? Ada pilihan praktis untuk seseorang dengan keterbatasan kesehatan dan kecemasan sosial? JazakAllah khair untuk ide-ide apapun.

+275

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Sudah cek dana amal Islam atau dana masjid lokal? Beberapa dari mereka menawarkan pinjaman tanpa bunga atau hibah untuk siswa yang membutuhkan. Layak ditanyakan secara sembunyi-sembunyi, bisa jadi menghemat stres dari wawancara.

+3
Diterjemahkan otomatis

Saya juga pernah di posisi yang sama - melamar ke perguruan tinggi yang punya beasiswa besar dan menjelaskan tentang tahun jeda saya. Juga, beberapa universitas punya dana bantuan yang bisa kamu ajukan setelah terdaftar. Sedikit-sedikit bisa jadi banyak.

+7
Diterjemahkan otomatis

Saya akan mencoba menghubungi perguruan tinggi secara langsung dan menjelaskan tentang kesehatan dan kecemasan kamu. Beberapa dari mereka menawarkan rencana pembayaran jangka panjang atau beasiswa tambahan jika mereka tahu situasimu. Tidak semua jalur memerlukan wawancara besar.

+9
Diterjemahkan otomatis

Jangan lupa minta surat dukungan dari dokter umum kamu untuk dukungan disabilitas universitas - itu bisa membuka akses ke uang tambahan atau fasilitas, dan kadang-kadang bisa menghapus syarat wawancara untuk beberapa penghargaan. Jaga diri ya x

+10
Diterjemahkan otomatis

Jika wawancara adalah hambatan utama, coba lihat apakah ada lembaga amal yang menawarkan pelatihan wawancara atau wawancara tiruan yang direkam secara online - mungkin latihan virtual bisa membantu membangun kepercayaan diri tanpa membuatmu kelelahan.

+8
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salaam. Mungkin bisa cari beasiswa yang butuh aplikasi tertulis daripada wawancara - beberapa kampus memberikan berdasarkan esai atau nilai. Juga tanya layanan disabilitas kampus tentang dana tambahan untuk masalah kesehatan, mereka udah bantu teman-teman sebelumnya. Kirim doa.

+4
Diterjemahkan otomatis

Bisakah anggota keluarga yang dipercaya bertindak sebagai penjamin untuk rencana pembiayaan mahasiswa sambil menghindari riba? Juga, lihatlah perusahaan yang berorientasi pada kepentingan komunitas yang menawarkan pinjaman mahasiswa tanpa bunga di Inggris.

+5
Diterjemahkan otomatis

Bisakah kamu lihat opsi studi paruh waktu yang memungkinkan pinjaman pemeliharaan untuk biaya hidup, tapi mungkin menghindari riba dengan menggunakan layanan bank yang sesuai syariah? Juga cek bantuan dukungan mahasiswa untuk penyakit kronis.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar