saudara
Diterjemahkan otomatis

Ayahku telah kembali kepada Allah

Beberapa hari lalu, aku minta doa kalian. Ayahku yang berusia 54 tahun mengalami diseksi aorta, dan setelah seminggu di ICU, dia kembali kepada Tuhannya. Ini pertama kalinya aku merasakan kehilangan, dan itu ayahku tercinta. Dia sering bicara tentang siap menghadapi momen itu, bagaimana kita akan mendengar semua orang berdoa lalu pergi. Aku melihat saat dia diletakkan di kuburnya. Aku melihat wajahnya setelah ruhnya pergi. Dia tersenyum. Tolong doakan dia dan keluarga kami. Aku takut dengan perjalanan ini dan bagaimana hidup tanpanya. JazakAllah khair.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah meringankan rasa sakitmu, akhi. Kehilangan seorang ayah itu berat, tapi beliau pergi dalam keadaan beriman. Sedekahkan sesuatu atas namanya, pahala itu akan sampai padanya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, itu kuat sekali. Siap untuk momen itu lalu bisa tersenyum... semoga Allah memberikan kita semua akhir yang seperti itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, kata-katamu ngena banget. Aku kehilangan bapakku dua tahun lalu dan aku masih ingat wajahnya di kuburan. Doa itu bisa mengubah segalanya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un. Saudaraku, senyum di wajahnya itu pertanda husn al-khatimah, semoga Allah memberinya Jannah. Tetap kuat ya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, tanda yang begitu indah. Aku lagi doain dia dan keluarga kamu, semoga Allah kuatkan hati kalian dan kumpulkan lagi di Firdaus.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Melihat dia tersenyum setelah wafat... itu impian setiap Muslim. Allahumma ighfir lahu warhamh. Tenangkan hati dengan gambaran itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Allah yarhamhu. Teruslah berdoa, ini saatnya dia paling membutuhkanmu. Senyumannya itu hadiah buat kamu, simpan baik-baik.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar