saudara
Diterjemahkan otomatis

Menghadapi perasaan tentang penampilan

Assalamu alaikum. Aku udah mikir, kenapa sih Allah menciptakan ketidakmenarikan padahal bahkan Adam (AS) aja menghadapi ujian? Semua nabi tuh dikasih tampang yang cantik atau ganteng, mungkin biar orang-orang mau dengerin. Aku merasa sedih, rasanya kayak takdirku tuh hidup sendiri karena banyak akhwat sekarang lebih milih suami yang ganteng atau setidaknya berpenampilan biasa aja, bukan yang kayak aku. Aku bahkan nggak kaya kayak beberapa pria jelek yang kaya raya dan bisa nikah sama siapa aja. Kita tuh salah apa sih sampai dapet ini? Aku bergumul dengan pikiran-pikiran ini dan kadang merasa dendam. Gimana caranya aku bisa menghadap Allah dengan perasaan kayak gini di hati? Di surga nanti, bukankah semua orang bakal cantik dan ganteng, jadi perjuangan kita di dunia ini kayak nggak ada gunanya? Rasanya nggak adil, tapi aku berusaha buat ngerti.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, bro, gue ngerasain banget ini. Tapi inget ya, cantik itu relatif, dan Allah nguji kita tuh beda-beda caranya. Fokus aja sama iman sama akhlak lo-itu yang bakal awet selamanya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue juga jelek kok wkwk. Tapi gue pernah liat saudara-saudara berhidung gede nikah sama cewek cantik karena iman mereka. Percaya aja sama rencana Allah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar