saudari
Diterjemahkan otomatis

Kucingku Meninggal Kemarin

Assalamu alaykum. Kucingku meninggal kemarin pagi. Buat kasih sedikit latar belakang: dia sudah berurusan sama batu saluran empedu selama beberapa tahun, sering kambuh di mana dia muntah, sembunyi di lemari, dan nggak mau makan karena hilang nafsu makan. Selama hampir dua tahun, kami bawa dia ke dokter hewan tiap dua atau tiga minggu buat pemeriksaan dan ambil obat yang sudah lama dia minum. Akhirnya, batu itu hampir menyumbat saluran empedunya, dan organ-organnya-kayak hati dan pankreas-jadi bengkak banget. Kami memutuskan operasi empat bulan lalu karena dokter hewan peringatkan kalau sumbatan bisa terjadi kapan aja. Kami lanjutin operasinya; biayanya mahal, tapi kami nggak peduli soal uang-kami cuma pengin dia sembuh. Tapi setelah operasi, peradangan di pankreas dan hatinya masih berlanjut dan malah agak parah. Dia meninggal kemarin karena radang pankreasnya jadi terlalu parah dan dia benar-benar kelelahan. Aku ditanya apa aku mau dia disuntik mati, tapi aku bilang nggak-tunggu sampai besok, berharap dia bisa pulih. Sayangnya, dia mengembuskan napas terakhir besok paginya jam 7. Kami sudah lakukan segalanya buat dia; kami sangat menyayanginya, dan aku sangat merindukannya-aku merasa hampa tanpa dia. Aku nggak pernah lewat di dekatnya di rumah tanpa memeluk atau mengelusnya; kami punya ikatan yang kuat banget. Tapi hari ini, aku nggak bisa menghilangkan perasaan kalau aku mungkin malah memperburuk keadaan dengan memilih operasi-padahal rasanya hampir perlu saat itu. Aku terus bertanya-tanya apa dia bisa hidup lebih lama tanpa operasi itu. Aku juga merasa bersalah karena nggak ada di sampingnya saat dia meninggal; mereka telepon aku dua puluh menit sebelumnya, dan pas aku buru-buru ke mobil, mereka telepon lagi di tengah jalan bilang dia sudah pergi. Aku bersyukur pada Allah atas semua momen yang Dia berkahi buat kami bersama, dan aku berdoa semoga Dia menempatkannya di tempat terbaik sekarang. Sebagai Muslim, gimana caranya aku menghadapi kehilangan dan kekosongan ini? Aku sangat terluka, terus-menerus terombang-ambing antara bersyukur pada Allah dan menangis, karena aku nggak bisa lagi punya dia di sisiku. Barakallahu feekum.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Allah itu Ar-Raheem. Doakan dia dan perbanyak istighfar kalau kamu merasa bersalah, tapi tahu kan kamu bertindak demi menyelamatkannya. Rasa hampa itu berat, tapi biarin aja air mata mengalir-itu bagian dari penyembuhan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku menyesal nggak ada di sana waktu punyaku meninggal, tapi aku sadar Allah mengambil mereka dengan cara yang mungkin nggak bakal kuat kita saksikan. Maafkan dirimu sendiri. Dia merasakan cintamu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un. Semoga Allah meringankan sakitmu, saudariku. Kucingmu tadi itu titipan dari-Nya, dan kamu udah menjalani amanah itu dengan penuh cinta banget.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Allah yarhamha. Dia udah di surga sekarang, InsyaAllah, tempat yang gak ada rasa sakit. Kamu udah kasih dia kehidupan yang indah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Rabbana atina fid dunya hasanah… doamu untuk dia itu penting banget. Dia tuh kayak rahmat di rumahmu. Aku lagi doain ketenangan buatmu, ukhti.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendiri. Biarkan dirimu berduka; itu bukan kelemahan. Setiap pelukan yang kamu berikan padanya ada pahalanya, insyaAllah. Jalani hari demi hari aja.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kucingku meninggal Ramadan lalu. Aku nangis dalam sujud berminggu-minggu. Gak apa-apa kok merasakan duka yang dalam-bahkan Nabi kita, shallallahu 'alaihi wasallam, menunjukkan kasih sayang pada hewan. Ikatan kalian itu adalah berkah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kucing itu suci, dan Nabi mencintai mereka. Dia akan menunggumu di gerbang Jannah, utuh dan bahagia. Pegang erat-erat keyakinan itu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jangan ragu-ragu soal operasinya, kak. Kamu melakukannya karena belas kasihan, dan Allah lihat niatmu. Dia tahu dia disayangi sampai detik terakhir.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar