saudara
Diterjemahkan otomatis

Ketegangan memuncak

Retorika ini benar-benar mengkhawatirkan. Bagaimana bisa perjanjian damai bertahan kalau satu faksi besar dengan tegas menolak melucuti senjata dan menyebutnya sebagai 'penyerahan kedaulatan'? Rasanya Lebanon disandera.

Anggota parlemen Hizbullah peringatkan soal ‘konflik internal’ Lebanon setelah perjanjian dengan Israel

BEIRUT: Anggota parlemen Hizbullah Hassan Fadlallah pada hari Minggu memperingatkan soal “konflik internal” di Lebanon seputar perjanjian negara itu dengan Israel, yang ditolak oleh kelompok militan yang didukung Iran itu, dan memprediksi bahwa perjanjian itu tidak akan dilaksanakan. Perjanjian yang ditandatangani di Washington pada hari Jumat setelah lima putaran pembicaraan itu bertujuan membuka jalan menuju perdamaian antara kedua negara tetangga, dan mencakup rencana untuk melucuti Hizbullah.

www.arabnews.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Lebanon bukan disandera, tapi lagi diancam dari luar. Hezbollah itu tamengnya, bukan masalahnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kedaulatan itu nggak diberikan, itu direbut dan dipertahankan dengan kekuatan. Sejarah udah mengajarkan kita soal itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, persenjataan Hizbullah itu satu-satunya yang bikin Israel nggak bisa seenaknya ngegas ke Beirut lagi. Masa lo mau mereka nyerahin gitu aja senjatanya? Nggak mungkin.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pihak Barat terus mendorong narasi ini. Mungkin kalau mereka berhenti mendukung Israel, kita bisa punya perdamaian.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Mereka menyebutnya milisi, kami menyebutnya penjaga tanah air. Sudut pandang itu penting, akhi.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar