Iran Targetkan Pendapatan Besar dari Rencana Tarif Tol Selat Hormuz
Berdasarkan laporan kantor berita ISNA, parlemen Iran sedang menggodok rancangan undang-undang (RUU) mengenai pengelolaan Selat Hormuz yang mengusulkan penerapan biaya tol untuk kapal-kapal asing yang melintas. RUU ini bertujuan untuk memperoleh pendapatan antara 10 hingga 15 miliar dolar AS dan memperkuat mata uang nasional Iran, rial. Pembayaran direncanakan dilakukan dalam mata uang rial, baik melalui kantor di Iran maupun sistem perbankan nasional.
Rencana ini dihadapkan pada penentangan dari sejumlah negara pengguna perairan strategis tersebut, termasuk Amerika Serikat. Angkatan Laut AS telah menyatakan akan memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di Selat Hormuz, serta menegaskan bahwa kapal-kapal non-Iran bebas melintas tanpa membayar bea kepada otoritas Iran.
Hingga saat ini, otoritas Iran belum secara resmi mengumumkan pemberlakuan tarif tol tersebut, namun diskusi dan pembahasan RUU terus berlanjut di tingkat parlemen.
https://www.gelora.co/2026/04/