Aku nggak yakin apakah aku mulai kehilangan iman atau cuma depresi. Mungkin dua-duanya, atau aku cuma merasa benar-benar putus asa.
Beberapa waktu lalu, aku pernah nulis hal yang mirip. Seseorang ngehubungin dan nanya apa sebenarnya ada yang pengen aku lakuin, mikir mungkin itu sebabnya aku kayak terombang-ambing. Aku bilang nggak, dan setelah ngobrol, aku sadar aku nggak punya tujuan yang jelas. Aku sekolah cuma karena itu yang diharapkan dan aku butuh buat bertahan, tapi aku nggak menginginkan banyak hal. Udah lama banget aku nggak ketemu teman, dan aku hapus semua media sosialku. Aku cuma pengen berhenti ngerasa buruk. Tapi pasti ada sisi Islamnya juga di sini. Minggu ini, ada acara kumpul komunitas, dan aku nggak kuat bayangin harus pakai abaya. Bukan karena aku anti sama kesopanan berpakaian, tapi karena aku ngerasa kayak lagi main kostum di tempat di mana aku nggak pantas dan nggak diterima. Akhirnya aku datang pakai atasan dan rok, pakai jilbab pastinya, tapi aku ngerasa asing banget di acara-acara kayak gini sekarang dan nggak pengen ada di sana sama sekali. Ini bulan Dzulhijjah, dan aku berharap bisa ngerasain sesuatu yang beda atau manfaatin sebagai kesempatan buat berdoa dan minta Allah ubah hatiku, tapi jujur, aku ngerasa konyol. Aku nggak tau apa ini, tapi perasaan kayak pura-pura atau berkhayal itu nggak mau pergi.