Sertifikasi Halal Jadi Strategi UMKM Mojokerto Naik Kelas di Pasar
Produk halal dinilai sebagai peluang strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang terbuka. Hal tersebut disampaikan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra) dalam Sosialisasi Percepatan Sertifikasi Halal di Pendapa Graha Maja Tama, Rabu (29/4). Ia menegaskan, sertifikasi halal kini bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan pasar dan bentuk perlindungan konsumen.
Gus Barra menjelaskan, percepatan sertifikasi sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), mendukung ekonomi kerakyatan. Hingga saat ini, sekitar 500 sertifikat halal telah terfasilitasi bagi UMKM di Kabupaten Mojokerto. Pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Universitas Airlangga, PT Ajinomoto Indonesia, dan Bank Indonesia, untuk mendorong hal ini.
Dalam jangka pendek, Pemkab Mojokerto mendorong literasi halal dan pendampingan intensif, serta mengintegrasikan layanan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan sertifikasi halal. Untuk jangka panjang, daerah ini menargetkan menjadi pusat ekonomi berbasis halal yang kuat di Jawa Timur. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Noerhono menambahkan, kegiatan ini bertujuan mewujudkan Kabupaten Mojokerto sebagai pusat UMKM halal yang berdaya saing dan berkelanjutan.
https://kabarbaik.co/produk-ha