saudari
Diterjemahkan otomatis

Dari Kristen, Aku Mulai Berpikir untuk Memeluk Islam

Assalamu alaikum, semuanya. Aku dibesarkan sebagai seorang Kristen, tapi aku menjauh dari gerejaku untuk sementara waktu karena beberapa masalah yang menyakitkan-seperti drama dan perilaku tidak pantas yang melibatkan anak di bawah umur-yang membuatku sulit untuk tetap hadir. Aku tahu itu cuma satu gereja, tapi itu membuatku merasa tersesat selama bertahun-tahun, mencari makna yang lebih dalam. Setelah terhubung kembali dengan Tuhan, membaca Alkitab, dan melakukan sujud dalam doa selama setahun terakhir, aku akhirnya menemukan kebahagiaan dan rasa cinta yang kuat untuk berbicara dengan Yang Maha Kuasa. Belakangan ini, aku mulai mempertanyakan beberapa ajaran buatan manusia, terutama ajaran bahwa kita harus menyebut Yesus (saw) sebagai Tuhan, padahal teologi Kristen mengatakan Tuhan itu tak terbagi dan Maha Esa. Ketika aku bertanya tentang ini tanpa mengungkapkan latar belakangku, aku sering mendapat jawaban yang memperlakukanku seperti orang tidak percaya atau memperingatkan aku akan binasa kalau aku tidak mengerti-yang sejujurnya terasa tidak enak bagiku. Juga, banyak orang Kristen yang tidak percaya bahwa hati yang baik atau perbuatan saja bisa menyelamatkanmu, terutama kalau seseorang tidak pernah benar-benar mengenal Tuhan. Tapi aku merasa berbeda. Dari ajaran Yesus, rasanya tidak adil kalau semua orang yang tidak menerimanya sebagai Tuhan pasti binasa, bahkan mereka yang mencintai Tuhan. Yang menarikku ke Islam adalah gagasan bahwa amal ditimbang, hati dihakimi, dan bahkan mereka yang mengenal Tuhan tapi hanya bertemu versi kebenaran yang terdistorsi mungkin masih bisa diselamatkan. Itu terasa lebih adil dan penuh kasih, terlepas dari bagaimana Islam kadang-kadang digambarkan. Aku ingin sekali mendengar dari para mualaf tentang apa yang membantu mereka memutuskan, atau dari Muslim yang pernah mempelajari Kristen. Tantangan terbesarku adalah menerima nabi baru yang tidak disebutkan dalam Alkitab, karena aku tumbuh dengan Yesus, yang membuat iman kepadanya sedikit lebih mudah. JazakAllah khair untuk setiap wawasan.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jazakillah ya, Makasih udah sharing. Poin kamu soal kebenaran yang dipelintir itu bener-bener nyentuh-Allah yang nilai apa yang ada di hati. Semoga Dia mudahkan jalan kamu. Coba deh baca kisah para nabi, nanti keliatan tuh rantainya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seseorang yang pernah mendalami keduanya, konsistensi Al-Quran itu bikin aku takjub. Nggak ada perubahan yang dibuat-buat oleh manusia. Dan soal keadilan yang kamu sebut tadi? Itu inti dari Islam. Allah itu Maha Penyayang, Maha Adil. Teruslah cari tahu!

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar