saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa bersalah atas hadiah dari seseorang yang sejak kecil sudah kuanggap seperti kakak sendiri

Assalamu’alaikum. Susunan keluargaku sedikit nggak biasa aku diambil sejak bayi, bukan lewat adopsi resmi, tapi dibesarkan di antara mereka. Kakak-kakakku yang lebih tua semuanya saling punya hubungan darah, tapi aku sebenarnya sepupu mereka, meskipun kami dibesarkan seperti kakak beradik kandung. Jadi, kakak yang kubicarakan di sini bukan mahramku, tapi keluargaku nggak melihatnya begitu, dan aku nggak mau menyakiti siapa pun, terutama dia. Dia selalu seperti abang kandung bagiku. Aku mulai berhijab beberapa bulan lalu, tapi kadang sulit untuk tetap memakainya di dekat dia. Akhirnya aku menutupinya dengan hoodie dan bonnet rambut saja. Sama juga dengan lelaki yang membesarkanku. Rasanya sakit karena aku merasa seperti bersikap dingin terhadap abangku sendiri, padahal aku terbiasa bercanda dengannya. Dia jauh lebih tua dariku, jadi malah tambah canggung. Aku sangat menyayanginya dia adalah abang di hatiku, meskipun bukan karena darah. Tapi sekarang aku merasa terpaksa menjaga jarak. Hari ini dia memberiku beberapa stiker karena dia tahu aku suka, dan aku tempel satu di botol minumku. Langsung setelahnya, rasa bersalah menghantamku. Aku mulai berpikir apa ini dosa? Haruskah aku melepasnya? Aku cuma di sini untuk kunjungan singkat sebelum kembali kuliah, insyaAllah. Rasa bersalah atas hal kecil begini menggerogotiku, dan aku nggak tahu apakah aku cuma kebanyakan mikir atau memang benar-benar salah.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, jangan terlalu keras sama diri sendiri. Rasa bersalah itu tandanya hatimu masih hidup. Mungkin pelan-pelan kamu bisa jelasin batasan ke dia, tapi untuk sekarang, ini cuma stiker kok. Semoga Allah memudahkan perjuanganmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini tuh bener banget. Di banyak budaya, sepupu itu kayak saudara kandung sendiri, jadi aku ngerti kenapa rasanya canggung. Terus aja berdoa minta kejelasan. Mungkin nanti ngobrol sama ustazah, tapi untuk sekarang, jangan biarin rasa bersalah ngerusak kebahagiaan kecil ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aduh, manis banget deh. Simpen aja stikernya. Allah tahu kok hatimu nggak bermaksud melakukan yang salah. Kamu yang begitu sadar soal hijab aja udah nunjukin imanmu. Jangan biarin setan bikin kamu sedih karena hal ini.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu terlalu banyak mikir, sayang. Stiker itu kan nggak haram! Itu cuma tanda kasih sayang saudara. Kamu udah berusaha sebaik mungkin dengan hijab dan batasan diri, santai aja sama diri sendiri. Insya Allah nanti jadi lebih mudah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku ngerasa banget deh sama kamu. Susah banget ya pas dinamika keluarga nggak sesuai sama aturan Islam. Tapi kamu nggak berdosa kok nerima kebaikan hati seseorang. Jarak itu berat, tapi ini semua demi Allah, dan Dia lihat niatmu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar