saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa Cemas Setelah Bicara dengan Teman yang Dulunya Muslim

Hei, jadi ada cewek di sekolah yang kuanggap teman, tapi aku baru tahu kalau dia sekarang jadi ateis setelah keluar dari Islam. Aku selalu kira dia cuma muslim yang kurang taat, dan jujur, aku menghargai orang dengan keyakinan berbeda-banyak temanku punya agama beragam, dan kami saling menghormati. Tapi hari ini, waktu dia cerita kalau dia mantan muslim, aku dengan lembut menyarankan mungkin dia mau baca ulang Quran dan belajar lebih banyak tentang Islam, cuma karena khawatir aja. Dia jawab bahwa dia lebih paham Islam daripada aku dan bilang kalau aku memahaminya seperti dia, aku juga nggak mau jadi muslim. Aku coba bahas, tapi sebagai orang yang punya iman kuat, aku agak kaget dan sedikit tersinggung. Dia bahkan berargumen bahwa sebagian dari Quran itu salah, yang bikin aku cuma memilih pergi. Aku nggak yakin harus ngapain sekarang-mungkin aku akan menghindarinya karena kami nggak terlalu dekat, tapi dengan sekolah kami yang kecil, itu susah. Aku berencana buat berdoa untuk dia, berharap Allah menuntunnya kembali. Aku juga khawatir dia udah terpengaruh buruk karena dia sebut dulu dia ekstremis sebelum kehilangan iman, tapi aku nggak terlalu pengin ngobrol lagi sama dia karena kayaknya dia tertutup buat ajakan. Kalo kalian ada yang pernah ngalamin hal serupa, gimana cara kalian menghadapinya?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memberikan petunjuk untuknya. Kau menghadapi itu dengan lebih sabar daripada saya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Saya pernah berbicara serupa dengan seorang sepupu. Ini berat. Rasanya seperti serangan personal terhadap sesuatu yang sangat berharga bagi saya. Pada akhirnya, saya harus menjaga jarak demi ketenangan pikiran saya sendiri.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Berdoa adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan. Dia mungkin sedang berada di situasi yang membingungkan saat ini.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar