Maroko Buka Peluang Tambah Beasiswa untuk Indonesia
Hubungan Indonesia dan Maroko dalam bidang pendidikan memasuki babak baru. Pemerintah Maroko tidak hanya mempertahankan kuota sekitar 50 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, tetapi juga membuka peluang penambahan jumlah penerima jika dibutuhkan.
Duta Besar Maroko Redouane Houssaini menyampaikan komitmen tersebut dalam pertemuan dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Salah satu fokus pembahasan adalah penyederhanaan persyaratan administratif, termasuk kemampuan bahasa Arab calon mahasiswa, yang selama ini menjadi kendala. Maroko mengkaji pengiriman tenaga pengajar bahasa Arab ke Indonesia.
Menteri Agama berharap kerja sama pendidikan diperluas tidak hanya pada studi keislaman, tetapi juga bidang teknik dan ilmu lainnya. Hal ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia Indonesia melalui jejaring pendidikan internasional.
https://mozaik.inilah.com/news