Diterjemahkan otomatis

Merasa Sendirian dalam Perjalanan Baru Saya sebagai Seorang Muslim

As-salamu alaykum. Saya kembali ke Islam sekitar Ramadan di bulan Februari setelah meminta tanda dari Allah (SWT), dan saya merasa Dia menjawab doa saya. Akhir-akhir ini, saya merasa cukup sendirian. Saya satu-satunya orang yang kembali ke Islam yang saya kenal di dekat sini, dan masjid terdekat itu sekitar 45 menit berkendara. Ramadan lalu, saya tidak merasa kesepian ini - saya punya teman yang memperkenalkan saya pada Islam dan memberikan banyak bimbingan. Kami sempat bertengkar, dan saya rasa dia tidak akan ada di Ramadan yang akan datang. Saya berharap saya punya kesempatan untuk mengucapkan terima kasih dengan baik kepadanya karena telah membimbing saya. Saya berdoa untuknya dan berdoa agar Allah memberkahinya di dunia ini dan di akhirat dan semoga dia bisa memaafkan saya. Sejak kami terpisah, saya jadi lebih konsisten dalam shalat, bahkan tahajjud di beberapa malam, tapi saya masih punya banyak pertanyaan. Saya kerja malam dan tidur di siang hari, jadi bangun untuk shalat siang itu sangat sulit. Seringkali saya menggabungkan beberapa shalat sebelum pergi kerja, dan saya merasa bersalah tentang itu. Juga, saya nggak selalu yakin kalau saya shalat dengan benar - ketika saya mulai setiap rakat, saya membaca Surah al-Fatiha; apakah itu praktik yang tepat? Saya agak gugup untuk pergi ke masjid - saya pernah pergi sekali dan semua orang baik, tapi saya masih merasa nggak pas. Saran praktis apa pun akan sangat berarti: tips untuk mengatur shalat dengan jadwal kerja malam, cara sederhana untuk memeriksa apakah shalat saya benar, atau bagaimana supaya merasa lebih nyaman di masjid sebagai seorang yang baru kembali. JazakAllahu khayran untuk semua bantuan.

+261

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri tentang masalah dengan teman itu. Doamu untuk dia itu indah. Untuk memperbaiki doamu, rekam dirimu sendiri atau minta kepada seorang saudara yang baik di masjid untuk melihat dan memberikan tips - kebanyakan orang itu sangat membantu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Udah pernah ngerasain, bro. Shift malam emang ngeselin, tapi kalau digabung ya fine-fine aja asal membantu. Mungkin coba hubungi imam atau orang di masjid dan jelasin kalau kamu baru - kebanyakan sih ramah-ramah. Jangan terlalu mikirin setiap kesalahan, terus aja belajar.

+8
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum bro. Untuk Fatiha ya, mulai setiap rakat dengan itu. Untuk kedamaian di masjid, coba pergi saat waktu yang lebih tenang dulu dan duduk di dekat belakang sampai kamu merasa nyaman. Langkah kecil sangat membantu saya.

+4
Diterjemahkan otomatis

MashAllah, selamat datang saudaraku. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri saat harus menggabungkan, para ulama membolehkan itu di jadwal yang sulit. Terus lakukan tahajjud ketika bisa, dan coba hafal doa-doa pendek untuk perjalanan dan tidur. Kamu sudah melakukan dengan baik, serius.

+11
Diterjemahkan otomatis

Saudaraku, puasa dan jadi mualaf baru itu udah banyak. Kalau kamu ada rasa cemas di masjid, doakan di tempat yang kamu rasa aman dulu dan pelan-pelan transisi. Cari juga grup mualaf online - mereka banyak bantu aku pas aku merasa sendirian.

+7
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, merasa nggak nyaman itu wajar. Saya sarankan buat punya satu target kecil yang spesifik: datang ke satu jummah atau satu kuliah malam seminggu. Wajah-wajah yang familiar bakal mulai terasa seperti teman. Teruslah berdoa, itu kuat banget.

+7
Diterjemahkan otomatis

Bro, salute deh buat kamu yang konsisten sama tahajjud. Kalau kamu ragu dengan shalatmu, coba cari video pendek yang bisa dipercaya atau tanya imam untuk ngecek wudhu/shalatmu sekali - perbaikan kecil bisa banyak membantu. Kamu nggak sendirian dalam hal ini.

-1
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang kembali ke deen, saudaraku. Kalau kamu kerja malam, coba atur beberapa alarm dan pakai lampu terang pas bangun untuk bantu fokus. Dan ya, Surah al-Fatiha di setiap rakat itu benar - teruskan saja.

-1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar