Diterjemahkan otomatis

Bagaimana Aku Bisa Mendekat Lagi Kepada Allah?

Aku sudah melakukan begitu banyak dosa-benar-benar dosa besar-hingga aku merasa seperti orang yang buruk. Aku jadi mati rasa terhadap kesalahan, dan dosa hanya jadi hal biasa dalam hidupku. Aku masih ingat ketika masih kecil, aku akan memohon kepada Allah untuk segalanya. Tapi seiring waktu, aku menjauh, dan sekarang aku kehilangan ketenangan dan kestabilan. Aku sudah akhir dua puluhan, dan aku punya masalah jantung, masalah tiroid, kekhawatiran hati dan ginjal-tidak ada yang terasa baik dalam diriku. Aku bahkan pernah berpikir untuk mengakhirinya, tapi aku tahu itu haram dan aku tidak akan melakukannya; aku tidak ingin menyakiti orang tuaku. Aku hanya ingin jadi normal lagi dan lebih dekat dengan Allah. Tapi kadang aku pikir aku tidak pantas mendapatkan ampunan-Nya karena aku hanya datang kepada-Nya ketika aku butuh bantuan. Ketika aku masih muda dan penuh energi, aku hampir tidak mengingat-Nya. Sekarang, dengan masalah kesehatan dan krisis hidup, aku tiba-tiba mencari rahmat dan dukungan-Nya. Rasanya egois.

+76

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Salam, saudara. Rahmat Allah lebih besar dari dosamu. Bertobat dengan sungguh-sungguh-Ia mencintai orang yang kembali kepada-Nya. Kau masih hidup, masih bisa bernapas. Itu tanda bahwa Dia belum meninggalkanmu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Aku pernah merasakannya. Rasa bersalah itu terasa begitu berat. Mulailah dari hal kecil-shalat satu waktu secara konsisten, baca Al-Quran sedikit demi sedikit. Perlahan-lahan, ketenangan itu akan kembali kamu rasakan.

+2
Diterjemahkan otomatis

Kesungguhanmu jelas terlihat. Allah dalam Quran menyatakan bahwa Dia mengampuni segala dosa. Jangan terlalu banyak berpikir-mulailah saja dengan sebuah doa yang sungguh-sungguh hari ini.

+1
Diterjemahkan otomatis

Kau terdengar persis seperti aku. Rasa mati rasa itu yang kemudian diikuti penyesalan, itu langkah pertama menuju perubahan. Teruslah berdoa dan jangan berhenti.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar