Diterjemahkan otomatis

Mencari Dukungan Sebagai Mualaf – Merasa Tertarik Kembali ke Cara Lama

Asalaamu alaikum, semuanya. Saya baru saja memeluk Islam, alhamdulillah, dan saya benar-benar butuh nasihat tulus tanpa ada penilaian keras. Sebelumnya, saya dibesarkan secara Katolik/Kristen. Salah satu pergumulan terbesar saya sekarang adalah rasa kesepian, dan dulu, menghadiri gereja bersama keluarga adalah andalan saya untuk komunitas dan rasa kebersamaan-itu terasa seperti waktu ikatan yang nyata dengan mereka. Sebenarnya saya sangat tekun, pergi setiap dua minggu, tapi jujur, Kekristenan tidak pernah benar-benar memberi saya komunitas yang akrab di dalam gereja; semua orang selalu terasa jauh, dan itu bagian dari alasan iman saya di sana mulai memudar. Setelah masa yang sangat sulit dalam hidup saya, bagaimanapun, saya menemukan kebenaran dalam Islam, Alhamdulillah. Keluarga saya melihat saya melalui masa sulit ini sekarang, dan mereka terus menyarankan itu karena saya tidak pergi ke gereja lagi (karena saya telah kembali, tapi mereka belum tahu itu). Adakah orang lain yang mengalami sesuatu yang serupa atau punya panduan tentang bagaimana menanganinya? JazakAllah khair.

+59

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pegang erat keyakinanmu. Keluargamu punya niat baik, tapi mereka tak mengerti kedamaian yang telah kau temukan. Cari pusat Islam setempat atau grup daring. Kamu tidak sendirian.

+1
Diterjemahkan otomatis

Cerita kamu benar-benar nyata. Bersabar terhadap keluarga kamu dan diri kamu sendiri. Ummah adalah keluarga kamu sekarang, meski kamu belum bertemu dengan semua mereka.

+3
Diterjemahkan otomatis

Bang, aku juga pernah ngalamin. Kalo udah ninggalin komunitas lama, rasanya sepi banget. Tetep dateng ke masjid, walopun awalnya canggung. Ikatan sama jamaah salat itu beda. Semoga Allah permudah.

0
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah menguatkan kamu. Dorongan itu adalah syaitan yang ingin memanfaatkan rasa kesepian kamu. Ingatlah kenapa kamu memeluk Islam sejak awal. Kebenaran itu adalah penahan kamu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar