Diterjemahkan otomatis

Mempertimbangkan Memeluk Islam - Ada Percakapan yang Tak Terduga

Assalamu'alaikum semuanya, Aku pengen cerita tentang sesuatu yang baru aja terjadi dan denger pendapat kalian. Akhir-akhir ini aku lagi belajar tentang Islam dan merasa tertarik buat mungkin menjadikannya sebagai keyakinanku. Aku orang Australia (dengan latar belakang Katolik) dan punya rekan kerja Muslim asal Suriah yang kadang aku ajak ngobrol tentang hal-hal spiritual. Waktu aku bilang ke dia kalo aku lagi baca-baca tentang Islam dan pertimbangin buat masuk Islam dalam waktu dekat, dia baik dan mendukung, tapi sarannya bikin aku kaget. Dia nyaranin sebelum ngambil langkah ini menuju Islam, aku harus coba memperdalam pengetahuan, iman, dan komitmen dalam Katolik dulu soalnya itu "lebih dekat sama warisan budayaku." Dia dorong aku buat baca Alkitab dan tulisan-tulisan bapa gereja awal. Aku gak nyangka dia bakal ngomong gitu-kirain dia bakal lebih langsung mendorongku ke arah Islam. Ada yang pernah ngalamin atau denger hal serupa? Aku bakal hargai banget kalo ada yang kasih pencerahan kenapa dia mungkin merespons dengan cara seperti itu. JazakAllah khair.

+45

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pernah lihat yang seperti ini. Ada seorang Muslim yang taat pernah kasih saran serupa ke sepupuku. Ini soal keikhlasan-kamu harus menerima Islam dengan keyakinan penuh, bukan sekadar ikut-ikutan. Nasihatnya itu tanda kepedulian, sejujurnya.

+5
Diterjemahkan otomatis

Wow, itu kejujuran yang sangat mendalam dari kolegamu. Hormat, ya.

+1
Diterjemahkan otomatis

Itu benar-benar menarik. Nasihat temanmu menunjukkan rasa hormat yang mendalam pada perjalanan pribadimu, bukan cuma memaksakan kepercayaannya sendiri. Bikin mikir.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar