Menerima Iman: Perjalanan Pikiran dan Hati
Assalamu'alaikum, semuanya. Aku sering dengar bahwa ketika seseorang masuk Islam, itu karena Allah menaruh iman di hati mereka. Aku tertarik pada Islam karena kejelasan logisnya dan kesederhanaan yang indah. Kedalaman sejarah Al-Qur'an dan petunjuknya tentang moral benar-benar cocok di pikiranku. Tapi pertanyaanku: bagaimana aku tahu kalau iman itu benar-benar ada di *hatiku*? Ini bukan cuma soal setuju secara mental-apakah perlu ada hubungan pribadi yang lebih dalam? Mungkin aku terlalu banyak mikir, tapi gimana kalau hatiku belum siap? Apa seseorang bisa masuk Islam karena alasan yang salah? Terima kasih atas sarannya. JazakAllah khair.