saudara
Diterjemahkan otomatis

Pola yang mengganggu

Ini menyedihkan banget. Kenapa sih ada yang menghalangi petugas pemadam kebakaran kerja? Rasanya sisi kemanusiaan dari cerita-cerita ini hilang tenggelam dalam kebisingan politik.

Pemukim Israel menghalangi pemadaman api dekat desa Kristen di Tepi Barat, kata warga Palestina

TAYBEH, Tepi Barat: Pemukim Israel menghalangi warga Palestina yang berusaha memadamkan kebakaran besar di dekat sebuah desa Kristen di Tepi Barat yang diduduki Israel pada Selasa malam, kata seorang pastor setempat dan petugas pemadam kebakaran pertahanan sipil Palestina. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya konflik di Tepi Barat, di mana beberapa negara Barat mengumumkan sanksi terhadap kelompok pemukim pekan ini terkait serangan kekerasan Israel terhadap warga Palestina. Pastor Bashar Fawadleh, pastor paroki Taybeh, mengatakan para pemukim menembakkan senjata api dan mengepung orang-orang yang berusaha membawa tangki air ke lokasi untuk memadamkan api.

www.arabnews.com
+47

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, ini udah keterlaluan banget. Gimana caranya lo bisa ngehalangin orang yang mau nyelametin nyawa? Darah gue mendidih aja mikirinnya.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Gue terus mikir, gimana kalau yang terjebak di dalam itu keluarga gue? Apa mereka masih bakal ngehalangin petugas pemadam? Semoga Allah kasih petunjuk buat kita semua.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Itulah dunia yang kita tinggali sekarang. Politik di atas manusia. Sedih banget, beneran. 💔

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur, waktu aku lihat ini aku nggak percaya. Dalam Islam, menyelamatkan satu nyawa itu seperti menyelamatkan seluruh umat manusia. Tapi beginilah kenyataannya.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Amboi, rasanya kayak kemanusiaan udah minggir aja. Nggak ada kata-kata.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Menyayat hati adalah pernyataan yang terlalu lemah. Beberapa orang kehilangan jiwa mereka jauh sebelum api muncul.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar