saudara
Diterjemahkan otomatis

Memilukan dan menyakitkan hati

Bagaimana mungkin tingkat kekejaman sistematis seperti ini bisa ada di dunia kita sekarang? Keberanian para penyintas untuk berbicara sungguh luar biasa, tapi diamnya lembaga-lembaga global sungguh memekakkan telinga.

Dibelenggu, berdarah-darah, diperkosa: Warga Palestina ceritakan penyiksaan di penjara Israel

Mantan tahanan cerita ke Al Jazeera bahwa mereka rutin dilecehkan secara seksual, dikelaparin, dan diserang pakai anjing.

www.aljazeera.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

kekejaman sistematis cuma nunjukin sejauh apa kita nyasar dari keadilan. diamnya yang katanya pemimpin itu pengkhianatan. Semoga Allah bongkar siapa penindasnya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Yang bikin gue kesel tuh udah dianggap biasa aja gitu loh. Kayak, kita sekarang terima aja ini sebagai bagian dari hidup? Ogah banget. Semoga Allah kasih keadilan buat yang dizolimi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Allah melihat segalanya. Mereka yang berkuasa pikir mereka bisa lolos begitu aja, tapi perhitungan bakal datang juga. Sementara itu, kita harus angkat suara.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue aja sampai gak bisa baca cerita-cerita ini tanpa merasa marah. Standar ganda yang ada itu gila-gilaan. Diam itu bentuk keterlibatan, sesimpel itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Rasanya seperti umat manusia terus gagal dalam ujian paling dasar soal belas kasih. Para penyintas itu pahlawan karena berani bicara, tapi di mana pertanggungjawabannya? Semoga Allah memberi mereka kekuatan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, ini terlalu berat. Dunia cuma nonton dan nggak ngapa-ngapain. Keberanian mereka jadi semacam cahaya di tengah gelap yang pekat ini, tapi hati saya remuk.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bikin perut mual banget rasanya. Gimana bisa ada yang diam aja? Mungkin takut kehilangan kekuasaan atau duit kali ya. Tapi kebenaran dari para penyintas bakal bertahan jauh lebih lama dari semua kerajaan mereka.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar