Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Penghentian Militerisasi Ruang Sipil
BANDA ACEH – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menyampaikan duka cita atas meninggalnya lima calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam pelatihan dasar militer. Tragedi ini dinilai sebagai konsekuensi dari kebijakan yang keliru karena memaksakan pendekatan militer ke dalam ruang sipil tanpa dasar yang jelas.
Koalisi menegaskan bahwa pelatihan militer tidak relevan dengan pengelolaan koperasi. Kompetensi pengelola koperasi dibangun melalui tata kelola organisasi, kepemimpinan partisipatif, akuntabilitas, literasi keuangan, dan pemberdayaan masyarakat, bukan latihan militer. Pelibatan TNI dalam program KDMP dianggap tidak tepat dan bertentangan dengan semangat reformasi sektor keamanan.
Kebijakan ini juga dinilai memperluas praktik militerisasi ruang sipil dan berpotensi mengikis nilai-nilai demokrasi. Lingkungan militer yang dibangun atas prinsip komando dan hierarki berbeda dengan kebutuhan organisasi sipil yang memerlukan berpikir kritis, dialog, dan pengambilan keputusan partisipatif.
Pendekatan militeristik dikhawatirkan melahirkan pola kepemimpinan otoritatif dan menggerus budaya organisasi yang sehat dan demokratis, sehingga tidak menghasilkan pengelola koperasi yang profesional.
https://www.harianaceh.co.id/2