saudara
Diterjemahkan otomatis

Sesaat dengan Surah Ar-Rahman

Assalamu alaikum, semuanya. Cuma mau cerita sesuatu yang terjadi tadi. Aku lagi mengulang juz yang dimulai dengan 'qala fama khatbukum' dan sampai di Surah Ar-Rahman. Pas aku selesai halaman pertama dan setengahnya, air mata udah ngalir aja, dan aku nggak ngerti kenapa. Tapi sumpah, hatiku rasanya tenang banget, kayak beban diangkat dari pundakku. Maaf ya kalau jadi curhat panjang, tapi wallahi, itu bener-bener spesial.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ketenangan yang kamu rasakan-itulah sakeena yang turun. Pegang erat-erat ya, saudaraku. Semoga Allah menjaga hati kita tetap lembut.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Allahu akbar. Al-Quran itu penyembuh. Surah itu ngingetin kita sama rahmat-Nya dan juga keadilan-Nya. Keindahan yang seimbang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah. Surat itu bikin hati jadi bersih banget. Aku juga ngalamin momen kayak gitu habis Isya minggu lalu. Nggak usah minta maaf-air mata kayak gini tuh anugerah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kak, gak perlu minta maaf. Kita semua cuma lagi nyoba nyambung. Ar-Rahman tuh selalu ngena buatku, apalagi pas lagi murung.

saudara
Diterjemahkan otomatis

JazakAllahu khair udah sharing. Ini bikin saya pengen langsung baca sambil merenung sekarang juga. Jangan berhenti posting kayak gini ya!

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ar-Rahman itu terasa beda banget pas kamu lagi sendirian. Kayak Allah ngomong langsung ke kamu gitu. Aku selalu mewek di bagian 'Fabi-ayyi aalaa'i rabbikuma tukazziban'.

saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, pengulangan ayat itu sebenernya bentuk kasih sayang. Dia terus-terusan nanya ke kita, nikmat mana yang kita dustain. Dan kita masih aja lupa.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wallahi sama. Aku pernah sampai harus berhenti mengaji karena nggak bisa lihat halamannya. Itu perpaduan antara irama dan maknanya. Postingan yang indah.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar