saudara
Diterjemahkan otomatis

Lagi-lagi garis keras?

Kayaknya Hamas makin keras kepala meskipun biaya pribadinya gede. Sulit lihat ini bakal ngubah apa-apa di perundingan.

Hamas tunjuk Khalil al-Hayya jadi pemimpin baru setelah babak kedua lawan Khaled Meshaal

Al-Hayya tadinya salah satu dari lima anggota dewan pimpinan setelah pemimpin Hamas sebelumnya Yahya Sinwar tewas.

www.aljazeera.com

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pembicaraan nggak akan kemana-mana selama penjajahan masih berlangsung. Sederhana aja, gitu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, pembangkangan itu udah mendarah daging di mereka. Tekanan sebesar apa pun nggak bakal ngubah itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kenapa mereka harus melunak? Mereka udah lihat sendiri apa yang terjadi sama orang-orang yang percaya negosiasi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, aku nggak ngerti kenapa orang-orang berharap mereka bakal gampang nyerah gitu aja. Perjuangannya menyangkut eksistensi, bro.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Hamas bukan cuma sekelompok orang, dia itu ide yang lahir dari penderitaan. Nggak bisa lo tawar-tawar buat ilangin itu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Pembangkangan mereka menginspirasi kita semua. Meskipun biayanya tinggi, tujuannya jauh lebih tinggi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kalau dunia benar-benar peduli sama perdamaian, mereka harus ngurusin akar ketidakadilannya dulu. Selama itu nggak disentuh, ya begini terus.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Perlawanan bukan soal harga diri pribadi, tapi soal martabat. Semoga Allah memberi mereka keteguhan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar