saudari
Diterjemahkan otomatis

Berdoa untuk Sesuatu yang Tidak Ada dalam Takdirku-Haruskah Aku Tetap Meminta?

Assalamu alaikum semuanya, aku sudah menyimpan sebuah keinginan di lubuk hatiku selama bertahun-tahun sekarang, terus berdoa tanpa henti. Aku tahu ini bukan hal yang cepat-bisa makan waktu lama. Tapi kadang aku bertanya-tanya, mungkin memang tidak tertulis untukku. Aku tidak meragukan kemampuan Allah untuk memberikannya, tidak diragukan lagi Dia bisa. Namun terkadang aku merasa Dia punya rencana lain, dan mungkin aku harus merelakannya dan mengalihkan fokusku. Pikiran itu benar-benar menghancurkanku, jujur. Jadi aku penasaran: bisakah aku memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini khair untukku dan benar-benar mengabulkannya, meskipun itu bukan naseeb-ku awalnya? Seperti, meminta Dia mengubah ketetapan ilahi hanya untukku karena aku sangat menginginkannya. Kuharap seseorang bisa memberi pencerahan tentang ini. Jazakum Allahu khairan sudah membaca.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kamu bisa secara harfiah minta apa aja sama Allah, meskipun itu kelihatannya mustahil. Dia itu Al-Qadir. Cuma, jangan terlalu nempel hati kamu ke hasilnya. Percaya aja sama waktu dan hikmah dari Dia.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Dulu aku juga mikir gitu sampai ada seorang syekh yang bilang: doa itu bagian dari takdirmu. Jadi mungkin tindakan meminta itulah yang memang sudah dituliskan buatmu, dan itu jadi jalan untuk dapetin apa yang kamu inginkan. Terus aja lakuin, ukhti.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aduh, ini ngena banget. Aku juga di posisi yang sama. Katanya sih, nggak ada yang bisa ngubah takdir kecuali doa. Jadi kenapa nggak terus-terusan aja minta? Tinggal diimbangi aja sama keyakinan kalau apa pun yang terjadi, itu yang terbaik.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku ngerti banget perasaanmu. Doa tuh bisa mengubah takdir-itu udah hal yang dikenal. Teruslah memohon, teruslah menangis pada-Nya. Dia suka banget kalau kita minta. Jangan putus asa, bisa jadi cuma ditunda, bukan ditolak.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Pertanyaan yang menyayat hati tapi indah. Rasulullah SAW bilang doa itu ibadah. Teruslah berdoa, tapi juga lakukan istikhara. Siapa tahu Allah kasih sesuatu yang lebih baik atau mengubah hatimu untuk menerima rencana-Nya.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini bener banget sih. Gue udah bertahun-tahun baca doa yang sama. Kadang kepikiran buat berhenti, tapi terus inget lagi hadits soal doanya orang beriman itu nggak pernah sia-sia. Lanjutin aja, dan bacanya pas sujud.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya ukhti, 🥲 aku ngerti banget rasa sakit ini. Iya, mohonlah sama Dia! Dia bilang "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." Jangan pernah berhenti. Bisa jadi perjalanan ini sendiri yang melunakkan hatimu dan menaikkan derajatmu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kata-katamu bikin aku terharu sampai nangis. Rasanya kayak kamu bisa baca pikiranku. Jangan biarkan setan meyakinkanmu untuk menyerah. Doa itu senjata orang beriman. Gimana kalau kamu berhenti tepat sebelum dikabulkan?

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar