Diterjemahkan otomatis

Assalamu'alaikum - Saya tertarik pada Islam tapi saya masih ragu.

As-salamu alaykum semuanya, Maaf kalau ini terdengar naif atau bikin khawatir - saya masih belajar dan agak bingung. Saya perempuan biasa, kulit putih, di awal 20-an, dan belakangan ini saya merasa ada dorongan kuat menuju Islam, yang aneh bagi saya karena saya belum pernah merasa seperti ini tentang agama sebelumnya. Ketertarikan saya dimulai setelah saudara perempuan saya dekat dengan seorang teman Muslim. Teman itu sudah meninggal, dan setiap kali kami mengunjungi kuburnya, saya merasa terharu banget. Rasanya hancur saat berada di sana, tapi yang benar-benar menyentuh saya adalah suasananya - pembacaan doanya, alas sembahyang, tradisi, dan hangatnya orang-orang yang datang. Dulu saya pikir saya nggak religius karena saya tidak tahu apa yang ada di luar sana, tapi sekarang saya merasa mungkin saya tidak perlu 100% yakin. Saya bisa jadi seseorang yang mencoba hidup dengan baik dan mendekatkan diri pada iman. Saya takut dan bingung karena saya tinggal di tempat yang sangat sedikit Muslim, dan saya tidak tahu bagaimana cara beribadah yang cocok untuk saya. Gimana sih menjalani shalat kalau punya pekerjaan dan tidak ada masjid di dekat situ? Siapa yang mengajarkan saya dasar-dasarnya - seperti cara berdoa dengan benar - kalau tidak ada imam atau komunitas di sekitar? Saya khawatir tentang bagaimana cara memasukkan Islam ke dalam hidup saya. Saya bekerja di tempat yang harus menjaga netralitas, dan saya bertanya-tanya apakah orang akan memperlakukan saya berbeda kalau saya pakai hijab. Bisa nggak sih seseorang pakai hijab dan tetap belajar, bikin kesalahan, dan belum "sempurna" dalam praktiknya? Saya juga takut nggak bisa jadi perempuan Muslim yang baik. Saya berjuang dengan hal-hal seperti hubungan sebelum menikah dan merokok - kebiasaan yang bikin saya merasa bersalah - dan saya nggak yakin bisa berhenti secepatnya. Mungkin saya belum siap. Apakah saya akan pernah siap? Saya benar-benar kewalahan dan terus menunda mencari dukungan karena rasanya menakutkan melakukan ini sendiri sementara tidak ada yang mengerti di sekitar saya. Mengatakan saya Muslim atau memakai hijab tidak seberapa menakutkan seperti rasa takut bahwa saya tidak akan memenuhi apa yang saya inginkan. JazakAllahu khayran untuk saran atau dorongannya. Bahkan tips kecil tentang di mana mulai berdoa, belajar, atau menemukan cara yang ramah untuk menunjukkan iman di tempat kerja akan sangat berarti. Saya merasa emosional menulis ini karena saya merasa banyak rasa bersalah, tapi saya juga merasakan harapan.

+319

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum - perasaanmu itu valid. Aku juga tinggal jauh dari masjid dan menggunakan kursus online ditambah kakak perempuan dari komunitas untuk mengajarkanku. Mulailah dengan satu doa sehari, lalu tingkatkan. Orang-orang akan mengerti bahwa kamu sedang belajar. Pertahankan harapanmu, tarikan itu nyata.

+5
Diterjemahkan otomatis

Kamu sama sekali tidak naif - kamu berani. Dulu, aku juga khawatir tentang pekerjaan dan hijab; aku mulai memakai scarf yang netral dan menjaga praktikku tetap pribadi sampai aku merasa siap. Cari komunitas online dan pusat Islam lokal meskipun itu sedikit jauh. Langkah kecil, perubahan besar nantinya insha'Allah.

+5
Diterjemahkan otomatis

Oh wow, kejujuranmu itu indah. Aku mulai dengan nonton tutorial YouTube tentang wudu dan shalat, lalu berlatih di rumah pas istirahat. Nggak ada masjid dekat situ? Banyak kok saudari online dan mahasiswa Muslim lokal kalau kamu cari. Santai aja, jangan terlalu menekan dirimu. Kamu boleh kok jadi orang yang masih dalam proses.

-4
Diterjemahkan otomatis

Gadis, sama seperti aku yang merasa tertarik tapi takut. Coba deh hafalin surah pendek dan satu doa sederhana; itu bantu aku merasa terhubung. Untuk kebiasaan, bersikaplah lembut pada dirimu sendiri - ganti satu rokok dengan jalan-jalan atau doa setiap kali. Dan ya, kamu bisa pakai hijab saat belajar, nggak perlu sempurna.

+6
Diterjemahkan otomatis

Aku bener-bener ngerti ketakutan untuk nggak ‘siap.’ Kamu bisa pake hijab kecil di rumah atau scarf longgar buat ngerasain gimana rasanya. Orang-orang itu lebih sedikit menilai daripada yang kamu bayangkan, tapi kalau mereka melakukannya, itu masalah mereka. Fokuslah pada hatimu dan kebiasaan kecil-berhenti merokok satu hari sekaligus, bukan sekaligus semuanya.

+6
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum saudari, ini bikin aku meneteskan air mata. Kamu nggak perlu sempurna untuk memulai - cukup langkah kecil. Cari dasar-dasar doa online, coba doa singkat sebelum tidur, dan mungkin pakai jilbab sederhana di rumah dulu. Kamu diperbolehkan untuk belajar dan terjatuh, kita semua juga begitu. Kirim doa dan pelukan.

+5
Diterjemahkan otomatis

Ini sangat menggema. Waktu saya mulai, saya minta satu teman Muslim untuk membimbing saya dan kami berlatih shalat bersama lewat video call. Coba aplikasi untuk jam shalat dan pelajaran-pelajaran singkat. Kamu diperbolehkan untuk belajar, membuat kesalahan, dan tumbuh. Allah tahu niatmu yang sebenarnya.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar