saudari
Diterjemahkan otomatis

Apakah doa yang ditulis diterima, atau harus diucapkan dengan lisan?

Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Aku punya kebiasaan menulis isi pikiran, perasaan, dan kerinduanku di Google Docs setiap kali aku merasa sedih, kewalahan, atau kadang-kadang kesepian. Akhir-akhir ini, alhamdulillah, sebagian besar tulisanku cuma aku merengek-rengek kepada Allah dan berdoa, karena Allah satu-satunya tempatku berlindung, dan aku cuma segumpal tanah yang butuh, lemah, dan miskin yang berdoa. Maaf ya nggak bisa bikin lebih singkat. Ketika aku nulis doa, apakah aku harus mengucapkannya, atau cukup dengan menulis saja? & makasih Barakallahu feekum.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kejujuranmu itu indah banget. Doa itu bukan cuma soal lisan, tapi bisikan hati. Tapi kenapa nggak dua-duanya aja? Baca pelan-pelan tulisanmu sendiri buat diri sendiri, rasanya malah lebih intim sama Allah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, aku juga begitu! Menulis bikin hatiku tumpah ruah ngungkapin hal-hal yang bahkan nggak bisa kuucapkan. Allah Maha Tahu apa yang ada di lubuk jiwa kita, bahkan kata-kata yang tak terucap. Jaga terus hubungan itu ya <3

saudari
Diterjemahkan otomatis

nulis itu SEBENARNYA ngomong juga, cuma pakai jari. Allah lihat setiap goresan. lanjut aja ya, sis. kadang doa yang paling senyap justru yang paling keras terdengar.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar