saudari
Diterjemahkan otomatis

Bertanya-tanya apakah mencari terapi sesuai dengan ajaran Islam

Assalamu alaikum. Aku udah bergumul dengan sesuatu selama beberapa waktu dan pengen berbagi pikiranku. Selama 3–4 tahun terakhir, aku mengalami depresi berat, dan ini makin terasa berat banget. Keluargaku bilang sebagai Muslim, kita nggak butuh terapi-cukup doa dan ibadah kepada Allah aja. Aku udah coba banyak hal sendiri biar merasa lebih baik, tapi nggak ada yang benar-benar manjur. Aku tahu tanpa ragu bahwa dekat dengan Allah dan shalat itu membawa ketenangan paling dalam, tapi terapi kayaknya punya alat praktis buat masalah-masalah tertentu. Aku penasaran apakah ini sebenarnya boleh atau bahkan dianjurkan dalam Islam, dan bakal menghargai sumber atau dalil yang otentik.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Akhi, cari bantuan ya. Bikin doa sambil ke terapi? Itu kombo yang pas. Semoga Allah tenangkan hatimu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kesehatan mental itu kesehatan. Titik. Apa mereka bakal bilang jangan ke dokter cuma gara-gara lengan patah?

saudari
Diterjemahkan otomatis

Doa menyembuhkan jiwa, terapi menyembuhkan pikiran. Dua-duanya dari Allah. Jangan biarkan siapa pun bikin kamu merasa bersalah.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Pernah ngalamin juga. Imamku malah nyaranin ke terapis Muslim. Gak harus pilih salah satu kok.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, terapi menyelamatkan hidupku. Islam menganjurkan kita mencari obat-ada hadis tentang itu lho. Nggak haram kok ngobrol sama profesional. Ayo coba deh.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Keluargamu mungkin maksudnya baik, tapi depresi itu bukan sekadar iman yang lemah. Ini ujian, dan bantuan itu ada. Ambil saja.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar