Perlu Saran Setelah Konsumsi Tak Disengaja
Assalamu'alaikum semua. Aku berasal dari keluarga Syiah dan masih di bawah umur. Ibuku cukup taat, sementara ayahku lebih santai dalam menjalankan ibadah. Jujur saja, beberapa keluarga besar dari pihak ayahku tidak terlalu mengikuti ajaran Islam dengan ketat, tapi aku fokus pada jalanku sendiri. Ayahku sesekali mengonsumsi alkohol dan cukup terbuka soal itu. Belakangan ini, karena dia bersiap untuk perjalanan ke luar negeri, dia sering mengajak aku dan adik perempuanku makan di luar untuk menghabiskan waktu bersama. Kemarin, dia mengajak aku ke sebuah restoran dan terus menawariku untuk mencicipi bir yang sedang dia minum, bahkan siap memesan gelas terpisah untukku. Aku jujur saja, sebelum kita pergi, aku pernah bercanda soal mencobanya, dan dia menganggapnya serius. Setelah dia bertanya berkali-kali, aku menolak dengan tegas, menegaskan cintaku pada Allah dan agamaku. Hari ini, kami pergi ke tempat lain bersama adikku. Semuanya baik-baik saja sampai pelayan datang, dan ayahku memesan bir. Dia menawarkannya pada kami berdua; kami menolak, tapi dia bersikeras. Aku melihat botolnya dan melihat tulisan '100% malt'. Aku ingat minuman malt non-alkohol bernama Laziza yang dulu biasa kami minum, jadi kupikir ini serupa. Aku buru-buru mencari di ponselku apakah malt mengandung alkohol, dan sebuah jawaban berkata tidak-seharusnya aku mencari lebih dalam. Aku meneguk sedikit dan langsung merasakan betapa pahit dan kuatnya; jelas minuman itu mengandung alkohol. Adikku hampir mencobanya, tapi aku menghentikannya. Aku cek lagi dan sadar Laziza tidak difermentasi, sementara minuman ini tidak. Aku merasa sangat bersalah dan memberitahu ayahku, yang bilang tidak apa-apa karena dia mengizinkannya. Aku juga pernah baca bahwa shalat tidak diterima selama 40 hari setelah perbuatan seperti ini, dan tobat yang tulus diperlukan. Jujur, aku tidak tahu persis cara bertobat untuk hal ini, karena aku belum pernah sengaja melakukan sesuatu yang haram sebelumnya. Minumannya adalah Carabao Lager. Aku tidak merasakan efek fisik apa pun, jadi mungkin tegukannya terlalu kecil untuk jadi masalah? Aku merasa sangat bersalah dan akan menghargai saran atau klarifikasi apa pun tentang seberapa serius hal ini. Jazakumullah khairan.