Kebangkitan yang Tiba-tiba: Perjalanan Tak Terencana Saya Menuju Sholat Lima Waktu
Assalamualaikum semua, Cuma mau berbagi cerita tanpa memperpanjang. Saya dibesarkan sebagai muslim, tapi hidup menghadang dengan begitu banyak tantangan sampai-sampai saya berhenti sholat rutin selama lebih dari 15 tahun-terkadang cuma untuk Jumat, kadang malah enggak sama sekali, dan saya juga punya beberapa kebiasaan buruk. Lalu, sekitar satu setengah tahun yang lalu, saya melewati periode paling sulit: saya kehilangan kedua orang tua dan pasangan, ditambah berkah-berkah lain dari kampung halaman. Hanya dalam beberapa bulan, semuanya hilang. Saya merasa begitu hancur sampai hampir berpaling sepenuhnya dari Islam, mempertanyakan kenapaini bisa terjadi pada seseorang yang selalu berusaha baik dan tak pernah sengaja menyakiti orang lain. Saya anak yang berbakti, sangat mencintai orang tua, dan kehilangan berturut-turut itu membuat saya kosong. Bertahun-tahun saya tidak puasa, tapi Ramadan lalu sesuatu berubah. Tiba-tiba, saya merasakan dorongan kuat untuk sholat Tahajud, dan saya lakukan, mencurahkan isi hati sambil menangis. Tahun ini, saya berhasil puasa sepanjang Ramadan (kecuali beberapa hari karena sakit), meski setelahnya saya kembali terjerumus tidak sholat, masuk ke fase gelap lain. Ramadan ini, saya mulai puasa lagi. Sekitar waktu itu, saya melihat beberapa pengingat inspiratif online dari seorang ulama terhormat yang wafatnya sangat menyentuh saya-rasanya seperti kehilangan keluarga lagi. Malam itu, diliputi kesedihan dan perenungan, saya sholat Taubat, memohon ampun atas kesalahan masa lalu. Sejak hari itu, saya sholat lima waktu tanpa terlewat. Sekarang, kalau cuma ketinggalan satu saja, saya merasa gelisah, hampir sesak. Saya sholat bukan untuk mendapat apa-apa-murni untuk ibadah saja. Meski lembur sampai larut, saya takut ketiduran dan ketinggalan Subuh, dan seringnya saya terbangun sendiri untuk sholat Subuh. Saya sering bepergian, akhirnya sholat di parkiran, rest area, atau di luar ruangan dalam segala cuaca. Saya tidak sepenuhnya paham bagaimana perubahan ini bisa terjadi begitu tiba-tiba. Ada yang pernah mengalami hal serupa? Ada wawasan tentang apa artinya ini? Jazakumullah khairan sudah mendengarkan.