Apakah aku masih bisa mencapai Jannat al-Firdaus setelah melewati As-Sirat?
Bismillah, semoga kalian semua baik-baik saja. Akhir-akhir ini aku merasa sangat cemas tentang hal ini. Aku benar-benar ingin mencapai Jannat al-Firdaus. Aku berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki diri di banyak aspek kehidupan supaya peluangku lebih besar, tapi memikirkan jembatan Qantarah jujur membuatku takut. Setahu aku, itu seperti penyelesaian akhir yang membersihkan hati orang-orang beriman sebelum masuk Jannah. Kekhawatiranku adalah, kalau amal baikku diambil untuk menebus kesalahan pada orang yang pernah aku zalimi, apakah aku masih bisa sampai ke Jannat al-Firdaus? Karena derajat kita di Jannah tergantung pada bobot dan kualitas amal, aku takut kalau amal baikku habis dan malah aku harus menanggung dosa mereka, posisiku akan turun drastis. Tentu saja, aku bertekad untuk memperbaiki semua kesalahanku di dunia ini sebelum Kiamat, tapi aku tetap perlu tahu. Dan satu lagi: bagaimana kalau aku menzalimi orang non-Muslim? Mereka tidak akan ada di jembatan itu, jadi bagaimana aku menggantinya kalau tidak kulakukan di kehidupan ini? Jazakum Allahu khairan.