BPS: Armuzna Masih Jadi Titik Terlemah Layanan Haji 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia (SKLHI) 2026 yang menunjukkan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) masih memiliki tingkat kepuasan terendah dibandingkan lokasi lain, meski mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Skor Armuzna tercatat 79,70 poin, di bawah bandara (84,76), Makkah (82,59), dan Madinah (82,53).
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan bahwa seluruh jenis layanan di Armuzna sebenarnya membaik, terutama konsumsi yang naik 4,85 poin menjadi 81,16 dan transportasi naik 4,03 poin. Namun, karena Armuzna merupakan pusat puncak ibadah dengan pergerakan jemaah besar secara bersamaan, skor ini menandakan perlunya perhatian lebih pada desain pelayanan di fase terpadat tersebut.
Perbaikan juga terjadi pada layanan petugas (81,91), akomodasi, dan kesehatan, sehingga seluruh layanan di Armuzna kini di atas 81 poin. Meski demikian, kesenjangan dengan lokasi lain masih terlihat, sehingga evaluasi diarahkan untuk memeratakan kualitas, bukan sekadar menaikkan indeks agregat.
Secara nasional, Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 mencapai 83,28 poin (kategori memuaskan), dengan pelayanan luar negeri 82,71 dan dalam negeri 83,85. Survei melibatkan 14.400 jemaah dan menekankan pentingnya fokus perbaikan pada Armuzna agar kepuasan jemaah lebih merata di masa mendatang.
https://mozaik.inilah.com/haji