Erros Djarot Rilis Autobiografi Jilid 2 dan 3, Ungkap Strategi Politik untuk Megawati
Budayawan dan politisi senior Erros Djarot merilis buku autobiografi jilid 2 dan 3 di Gedung Kesenian Jakarta, Minggu (9/8). Buku ini memaparkan kisah perjuangannya mendampingi Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Umum PDI hingga Wakil Presiden pada Sidang Umum MPR 1999, termasuk lobi dengan K.H. Abdurrahman Wahid, Amien Rais, dan Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk Deklarasi Ciganjur.
Acara dihadiri Megawati Soekarnoputri, Wagub DKI Jakarta Rano Karno, Anies Baswedan, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, mantan Menaker Theo L. Sambuaga, mantan Ketua KPK Abraham Samad, serta sejumlah seniman. Selain konser musik, digelar bedah buku oleh mantan Pemred Tempo Bambang Harymurti dengan pembicara Laksamana Sukardi, mantan Kapolri Suroyo Bimantoro, dan Haidar Bagir.
Laksamana Sukardi menyebut Erros sebagai konseptor dan komunikator politik penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Suroyo Bimantoro menceritakan peran Erros saat melobi dirinya untuk bersikap netral dalam Kongres Luar Biasa PDI 1993. Haidar Bagir memuji gaya penulisan Erros yang tidak narsis dan menempatkan diri sebagai pencerita.
Buku ini melanjutkan jilid pertama yang telah meraih rekor MURI sebagai buku autobiografi pertama dengan kaidah sastra.
https://kabarbaik.co/erros-dja