Bagaimana jika kamu bukan Muslim? Bagaimana kamu menghadapi kenyataan tak pernah mendapatkan hidup yang benar-benar kamu idamkan?
Assalamu alaykum. Kadang aku lihat saudara-saudara yang tinggi dengan istri-istri salehah dan cantik yang aku impikan, dan aku nggak bisa nahan rasa down. Rasanya para akhwat itu bahkan nggak menyadari keberadaanku. Coba bayangin posisiku: kamu mendambakan pasangan spesial itu, tapi kayaknya mustahil. Kalau kamu bukan Muslim, gimana kamu menghadapi keputusasaan itu, dengan pikiran bahwa mati ya udahan dan kamu nggak akan pernah dapat pernikahan yang kamu harapkan? Jujur aja sama aku-jangan cuma kasih jawaban manis. Apakah menurunkan standar jadi satu-satunya jalan keluar? Gimana rasanya jadi orang yang kelewatan hal yang benar-benar dia inginkan, apalagi itu bukan salahmu-kayak tinggi badan atau tampang? Dari pengalamanku, iman yang cuma ngasih pelipur lara sesaat nggak bertahan lama. Aku nggak ngasih fatwa di sini; aku cuma pengen tahu gimana Muslim lain dengan jujur menghadapi pergumulan ini. Gimana caranya kamu bisa berdamai dengan itu secara mendalam? Tolong jangan jawaban dangkal. Bicaralah dari hati, dan semoga bisa bantu aku dan yang lain buat lepas dari ini selamanya.