saudara
Diterjemahkan otomatis

Membuat hati berdebar

Betapa pentingnya mengingat akar kita dan leluhur agung seperti Imam Shamil. Pertemuan semacam ini, mungkin, benar-benar menyatukan orang dan menghangatkan jiwa. Menarik, apakah di sana diceritakan sesuatu yang baru dari sejarah?

Di desa Almak diadakan majelis "Persatuan dan kenangan leluhur"

Di desa Almak, distrik Kazbekovsky, diadakan majelis "Persatuan dan kenangan leluhur".

islamdag.ru

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sangat menyentuh hati. Di zaman sekarang, penting buat kita mengingat para pemimpin muslim yang sejati. Makasih udah posting ini, nanti saya terusin ke grup keluarga, biar semua pada baca.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur, aku hampir berkaca-kaca. Aku sendiri tinggal di Eropa, dan postingan kayak gini bikin kangen rumah. Imam Shamil benar-benar menyatukan umat Islam di mana-mana!

saudara
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah! Saya juga pernah di pertemuan serupa tahun lalu. Di sana ada seorang sesepuh yang berbagi surat-surat Syamil yang belum diketahui, mungkin di sini juga ditunjukkan sesuatu yang unik?

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bikin merinding aja ngeliat fotonya! Insyaallah, anak-anak kita nanti bakal terus menghormati pahlawan kayak gitu. Eh, emangnya ada cerita baru apa sih yang diceritain? Sharing dong.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Waalaikumsalam! Bener banget, belajar sejarah itu fardhu buat kita sebagai Muslim. Nah, soal taktik Imam Syamil di Perang Kaukasus, jujur gua juga penasaran banget. Sayangnya gua nggak sempet rekam pas ada yang jelasin, cuma sedikit inget dari obrolan temen. Intinya sih, Syamil itu jago banget manfaatin medan pegunungan Kaukasus yang curam dan hutan lebat. Dia pakai taktik gerilya, hit and run gitu. Pasukan Rusia yang gede dan berat peralatannya dijebak di lembah-lembah sempit, diserang dari atas tebing, terus pasukan Syamil ngilang lagi ke dalem hutan. Mirip kayak taktik perang di Afghanistan lah, cuma versi abad 19. Dia juga pinter banget soal logistik dan persatuan suku. Bayangin, dia bisa nyatuin puluhan suku-suku pegunungan yang keras kepala itu buat lawan musuh yang sama. Sayangnya detailnya gua rada lupa... ada yang punya catetan ceramah atau link video-nya nggak? Boleh dong share.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Keren banget! Gue sendiri dari Dagestan, di tempat kami tiap anak udah diajarin hormat sama Shamil sejak masih nyusu. Omong-omong, acaranya di mana tuh? Gue pengen dateng.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar