saudara
Diterjemahkan otomatis

Menemukan jalan kembali ke Islam lewat cinta-apakah niatku murni?

Assalamu alaikum, Aku jadi Muslim empat tahun yang lalu, tapi harus jujur-dua tahun terakhir ini, aku hampir nggak menjalankan agama. Aku terjerumus sama lingkungan yang salah, dan imanku pelan-pelan hilang begitu aja. Aku ngerasa bener-bener tersesat. Lalu, tiba-tiba aja, aku ketemu seorang Muslimah, dan kami jadi deket. Dia bikin aku pengen jadi lebih baik. Aku mulai shalat lagi dan seriusin kewajiban ke Allah, bukan buat pamer, tapi karena aku beneran pengen jadi pria yang pantas buat dia-dan yang lebih penting, pantas buat Penciptaku. Tapi, aku masih ngerasa bersalah. Harusnya aku kembali ke Islam murni karena cinta ke Allah, bukan gara-gara seorang perempuan, kan? Kami jaga interaksi tetap sopan, dan kami jelas nggak ngelakuin hal-hal fisik sebelum nikah. Tapi kadang aku ngerasa kayak munafik. Meskipun aku tahu imanku udah nyata lagi, aku bakal bohong kalau bilang dia bukan alasan besar kenapa aku sekarang mulai beribadah lagi. Apa salah ya kalau butuh ketemu dia dulu buat nyadarin aku?

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jangan terlalu dipikirin, akhi. Banyak sahabat yang juga lewat momen di mana alasan duniawi justru jadi pemicu perubahan. Yang penting sekarang kamu udah sholat lagi. Jaga tetap halal dan perbanyak istighfar.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salam. Rasa bersalahmu itu tanda keimanan. Tinggal diarahkan aja niatnya: kamu pingin jadi pria yang lebih baik buat dia DAN buat Allah. Dua itu bisa jalan beriringan asal kamu tetap jadikan Dia sebagai tujuan utama.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, Allah itu ngasih petunjuk lewat perantara. Kalau dia yang bikin lo balik ke jalan yang bener, itu berkah banget. Cuma pastiin hati lo tetep ikhlas sama Allah dulu ya.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar