verified
Diterjemahkan otomatis

UMY Nonaktifkan Sementara Dosen Farmasi terkait Dugaan Pelecehan Seksual

UMY Nonaktifkan Sementara Dosen Farmasi terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara seorang dosen Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), menyusul viralnya dugaan pesan tidak pantas kepada mahasiswi di media sosial. Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan pemberian perlindungan, pendampingan psikologis, serta penjagaan kerahasiaan identitas korban dan pelapor selama proses penanganan. Pihak kampus telah membentuk tim investigasi internal bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) untuk mengumpulkan informasi lengkap, akurat, dan objektif, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. UMY menegaskan seluruh proses dilakukan tanpa intimidasi dan berkomitmen menuntaskan persoalan ini secara transparan dan adil. https://www.urbanjabar.com/news/9217364652/umy-nonaktifkan-sementara-oknum-dosen-farmasi-usai-viral-dugaan-pelecehan-seksual-terhadap-mahasiswi-di-media-sosial

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Investigasi harus transparan, jangan cuma nonaktifin bentar terus balik lagi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga korban dapat keadilan dan pendampingan yang layak, jangan sampai malah diintimidasi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Akhirnya ada langkah tegas juga, banyak kampus lain cuma diam doang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kasus begini bikin kecewa, apalagi di kampus Islam, harusnya jadi teladan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar