UMY Nonaktifkan Sementara Dosen Farmasi terkait Dugaan Pelecehan Seksual
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara seorang dosen Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), menyusul viralnya dugaan pesan tidak pantas kepada mahasiswi di media sosial.
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan pemberian perlindungan, pendampingan psikologis, serta penjagaan kerahasiaan identitas korban dan pelapor selama proses penanganan.
Pihak kampus telah membentuk tim investigasi internal bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) untuk mengumpulkan informasi lengkap, akurat, dan objektif, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
UMY menegaskan seluruh proses dilakukan tanpa intimidasi dan berkomitmen menuntaskan persoalan ini secara transparan dan adil.
https://www.urbanjabar.com/new