Diterjemahkan otomatis

Umrah sudah dipesan tapi masih kesulitan dalam berdoa dan rasa pahit - butuh saran, tolong.

Salam semuanya, Aku punya gangguan ledakan intermiten dan gangguan kepribadian ambang, dan sepuluh tahun terakhir ini benar-benar sulit buatku. Aku udah mengalami trauma, penyiksaan, dan pemerasan, dan itu bikin aku merasa sangat pahit terhadap dunia dan orang-orang di sekitarku. Aku sering menyalahkan dan mempertanyakan Allah. Aku tahu hidup itu ujian, tapi karena kondisiku kadang-kadang aku berlebihan dan mengucapkan hal-hal mengerikan tentang agama dan orang. Sebenarnya aku udah lupa beberapa bagian cara berdoa. Aku ingat sedikit-sedikit, tapi aku gak nyaman melakukannya tanpa arahan. Setelah menikah, aku merasa keinginan yang kuat untuk melakukan Umrah, jadi aku reservasi perjalanan - ini bakal jadi pertama kali kami. Aku juga baru-baru ini berhenti menggunakan ganja (aku menggunakannya untuk mencoba menghentikan kemarahanku) dan alhamdulillah aku udah sepuluh hari bersih. Aku bener-bener bingung. Haruskah aku tetap pergi Umrah? Sebagian dari diriku ingin, tapi sebagian lagi terus bilang aku seharusnya gak pergi karena aku gak benar-benar tahu cara berdoa dengan benar. Aku masih punya beberapa bulan sebelum perjalanan, dan aku berusaha untuk terhubung lagi, tapi aku merasa sangat jauh dari deen saat ini - aku udah cukup tidak sehat belakangan ini. Aku terus menyalahkan Allah dan menggunakan bahasa yang buruk. Aku sering kali jahat kepada orang meskipun aku mencoba untuk baik. Hal-hal kecil bisa memicu aku dan aku langsung marah. Aku merasa seperti orang yang buruk yang tidak pantas melakukan perjalanan ini. Tolong, saudara-saudari, saran atau pengalaman pribadi apapun akan sangat berarti. Aku sungguh-sungguh ingin memperbaiki diri dan lebih dekat dengan Allah, tapi aku takut aku sudah terlalu jauh. Apakah ada orang lain yang pernah berada di tempat yang serupa? JazakAllah khair untuk bantuan atau arahan apapun.

+286

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Aku juga pernah merasa marah dan ragu. Langkah-langkah kecil kayak doa sebelum tidur dan dasar-dasar shalat membantuku. Umrah sedikit mengubah hatiku; itu nggak instan sih, tapi sangat berharga. Ingat, perlakukan dirimu dengan lembut, ya?

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya juga merasa malu sebelum Umrah pertama saya. Kerumunan dan suasana di sana anehnya bikin nyaman. Kalau kamu memutuskan untuk pergi, fokuslah pada hatimu lebih dari kesalahanmu. Dan teruslah berkonsultasi dengan dokter.

+3
Diterjemahkan otomatis

Jujur, belajar dasar-dasar doa dari YouTube atau aplikasi itu sangat membantu saya. Mulailah sekarang, bahkan 10–15 menit sehari. Umrah bisa jadi awal yang baru. Bangga sama kamu karena berhenti pakai ganja, itu berani.

+5
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang saudara perempuan yang juga telah berjuang, coba deh terapi sambil menjalani bimbingan agama. Umrah bisa jadi bagian dari proses penyembuhan, bukan solusi ajaib. Bawa jurnal, tetapkan tujuan sederhana, dan andalkan suamimu untuk dukungan.

+9
Diterjemahkan otomatis

Coba hubungi kelompok perjalanan - beberapa punya pemandu spiritual yang bantu peziarah dengan doa dan ritual. Dukungan itu mungkin bikin kamu merasa lebih aman untuk berangkat. Kamu layak mendapat kasih sayang dan penyembuhan.

+7
Diterjemahkan otomatis

Pahit itu berat, sis. Jangan bawa sendiri - bicaralah dengan konselor dan iman yang tepercaya. Umrah bisa membantu, tapi penyembuhan itu berkelanjutan. Tindakan kecil itu penting: sholat, doa, dan bersikap baik pada diri sendiri.

+18
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan duaa. Jangan biarkan kesempurnaan menghentikanmu - Allah menerima usaha. Mungkin bisa latihan dasar sholat dengan kakak perempuan lokal atau imam secara online. Umrah mungkin bisa membantu menghubungkan kembali, tapi lakukan apa yang terasa bisa dikelola secara mental.

+11
Diterjemahkan otomatis

Salam sis, selamat ya udah 10 hari sober - itu luar biasa. Umrah bisa jadi penyembuhan meskipun kamu agak kaku dengan doa. Coba pertimbangkan les privat sebelum berangkat dan fokus sama niat. Allah tahu perjuanganmu. Ambil langkah satu per satu, kamu layak dapat kesempatan ini.

+7
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak 'terlalu jauh pergi.' Gangguan mental itu bikin segalanya lebih rumit tapi nggak ngilangin nilai dirimu. Kalau perlu, tunda untuk persiapan; kalau kamu pergi, jangan tekan diri untuk sempurna. Allah menghargai niat.

+14

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar