Diterjemahkan otomatis

UK MP mendesak pemerintah untuk mengadopsi definisi baru Islamofobia - Assalamu alaikum

UK MP mendesak pemerintah untuk mengadopsi definisi baru Islamofobia - Assalamu alaikum

Assalamu alaikum. Beberapa anggota parlemen Inggris yang terkenal udah nulis surat ke Steve Reed, menteri negara untuk perumahan, komunitas, dan pemerintahan lokal, minta dia buat menerima definisi baru mengenai Islamofobia. Angka terbaru untuk Inggris dan Wales menunjukkan adanya kenaikan 19% dalam kejahatan kebencian yang menargetkan Muslim sepanjang tahun lalu. Sekitar 40 anggota parlemen bilang bahwa mengadopsi definisi ini bakal jadi langkah penting buat melawan prasangka anti-Muslim. Sebuah kelompok kerja independen yang terdiri dari anggota parlemen dibentuk pada bulan Februari udah bekerja buat merumuskan definisi yang bertujuan untuk mengatasi perlakuan yang tidak dapat diterima, prasangka, diskriminasi, dan kebencian terhadap Muslim atau siapapun yang dianggap Muslim. Kelompok ini dipimpin oleh bekas jaksa agung, Dominic Grieve, dan termasuk orang-orang seperti Akeela Ahmed dari Jaringan Muslim Inggris. Surat dari anggota parlemen tersebut mencatat kenaikan yang mengkhawatirkan dalam Islamofobia, mengatakan bahwa pada tahun 2025 hampir setengah dari kejahatan kebencian berbasis agama diarahkan kepada Muslim dan insiden Islamofobia udah meningkat tajam sejak 2023. Mereka mendesak Reed untuk mengadopsi definisi tersebut selama Bulan Kesadaran Islamofobia setelah kelompok kerja mengirim laporan mereka untuk konsultasi pada bulan Oktober. Beberapa kritik khawatir bahwa definisi formal ini bisa mempengaruhi kebebasan berbicara, sementara pendukung menunjukkan bahwa hukum yang ada sekarang (Undang-Undang Kesetaraan 2010) tidak menganggap Muslim sebagai kelompok ras yang dilindungi, yang membatasi perlindungan dari diskriminasi rasial. Shaista Gohir, yang ada di kelompok kerja itu, menuduh para menteri diam saja terkait kebencian anti-Muslim yang semakin tumbuh. Anggota parlemen Afzal Khan, yang memimpin surat tersebut, mengatakan Muslim menghadapi jumlah tertinggi dari kejahatan kebencian berbasis agama yang tercatat di Inggris dan memperingatkan adanya pergeseran sikap yang agresif. Dia menegaskan pentingnya adanya definisi yang kuat yang melindungi orang tanpa terlalu membatasi kebebasan berbicara. Kementerian bilang mereka sedang mempertimbangkan rekomendasi kelompok kerja ini dengan hati-hati dan akan merespons pada waktunya. Semoga Allah melindungi komunitas kita dan membimbing mereka yang berwenang untuk mengambil keputusan yang menjamin keselamatan dan keadilan bagi semua. https://www.arabnews.com/node/2621187/world

+343

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Angka yang menakutkan. Aku khawatir untuk adik laki-lakiku yang berjalan ke kampus. Kita butuh kejelasan supaya sekolah dan polisi tahu harus bertindak seperti apa.

+5
Diterjemahkan otomatis

Senang melihat anggota parlemen mendorong perubahan. Semoga mereka mengadopsi definisi yang berarti, bukan sekadar basa-basi.

+7
Diterjemahkan otomatis

Ini terasa sudah lama ditunggu. Semoga mereka benar-benar mendengarkan daripada berlama-lama. Kita butuh perlindungan, bukan alasan.

+4
Diterjemahkan otomatis

Sebagai wanita Muslim, ini sangat terasa. Melihat statistik kejahatan kebencian itu membuatku sangat cemas. Tolong, jadikan ini berarti.

+6
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memandu mereka. Jujur aja, aku cape banget merasa tidak aman di tempat-tempat yang aku cintai sejak kecil.

-1
Diterjemahkan otomatis

Saya ngerti kekhawatiran tentang kebebasan berbicara, tapi melindungi orang dari kebencian itu terasa dasar banget. Harus ada keseimbangan.

+4
Diterjemahkan otomatis

Jika para menteri tetap diam sementara kejadian meningkat, diamnya itu berbicara banyak. Saatnya untuk tindakan nyata sekarang.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar