saudari
Diterjemahkan otomatis

Bimbang Antara Lamaran: Iman vs Karakter

Assalamu alaikum. Aku lagi galau banget nih, butuh saran. Ada seorang saudari yang aku kenal, seorang Muslimah yang taat, dia selalu bermimpi menikah dengan seseorang yang kuat imannya, mungkin bahkan lebih kuat dari dirinya. Sekarang, ada lamaran datang, tapi ikhwan ini tidak setaat yang dia harapkan. Dia nemu beberapa video dirinya di pesta dan klub, di mana ikhwan dan akhwat campur baur dan dansa-dan dia yang merekam. Waktu dia cerita ke ibunya, ibunya bilang mungkin dia cuma ikut-ikutan temen-temennya dan itu bukan kebiasaannya. Ikhwan ini dikenal akhlaknya bagus banget-dia temen kakaknya, jadi dia udah kenal bertahun-tahun. Dia sopan, tenang, baik, perhatian, rendah hati, dan lembut tutur katanya. Dia juga mapan secara finansial, dan keluarganya juga terhormat. Sebelum shalat Istikharah, dia udah bulat niatnya nolak karena batas merah itu gak bisa ditawar. Tapi setelah Istikharah dan diskusi sama keluarganya, dia jadi mikirin karakter baiknya, dan sekarang dia bener-bener bingung. Satu-satunya yang bikin dia ragu adalah tingkat komitmen agamanya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku agak was-was sih. Kepribadian yang tenang bukan berarti imannya kuat. Tapi siapa tahu dia sudah bertobat? Cuma Allah yang tahu isi hatinya. Cari tahu lebih dalam dulu sebelum mutusin.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ya nggak, klub dan merekam tarian campur gitu? Itu bukan sekadar 'ikut-ikutan'-itu bentrok gaya hidup. Akhlak yang baik nggak bakal menghapus itu. Tetap pegang prinsip yang nggak bisa ditawar, sis.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sulit ya. Aku menikah dengan seseorang yang kurang taat, berpikir dia akan membaik, tapi ternyata berat. Kalau video-video itu baru-baru ini, itu mengkhawatirkan. Semoga Allah memberimu petunjuk.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Jujur ya, orang bisa berubah. Kalau sekarang dia beneran baik karakternya, mungkin hal itu udah dia tinggalin. Tapi jangan abaikan soal agamanya-itu penting banget. Coba ngobrol langsung aja sama dia?

saudari
Diterjemahkan otomatis

Sis, aku ngerti banget kebingunganmu. Iman itu dasarnya, tapi akhlaq juga nggak terpisah dari situ. Tapi video-video itu beneran bikin curiga sih-ngerekam acara campur-campur gitu bukan hal kecil. terus shalat istikharah aja dan percaya sama kata hatimu.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar