Diterjemahkan otomatis

Berpikir untuk memeluk Islam - dari mana saya harus mulai?

Assalamu alaikum semuanya, Aku 21 tahun dan belakangan ini aku udah mulai mengeksplor Islam. Aku Latina dan dibesarkan di lingkungan Katolik, meskipun orang tuaku nggak terlalu religius. Aku cuma pergi ke gereja kadang-kadang pas di rumah kakek nenekku dan nggak pernah ngerasa koneksi yang dalam, meskipun aku udah coba untuk belajar. Di kampus, aku jadi teman dekat dengan teman sekamar yang Muslim (dia nggak terlalu menjalankan, sih), dan keluarganya selalu sangat baik. Itu nyemai benih, tapi saat itu aku belum mendalami Islam. Beberapa bulan yang lalu, aku ketemu seorang pria yang udah memeluk Islam. Kita ngobrol untuk sementara, tapi kita berdua tahu hubungan kita nggak bener dan memutuskan untuk berhenti supaya bisa fokus pada iman dan tujuan kita. Selama itu, dia ngenalin aku pada Islam dengan cara yang lebih mendalam - aku bisa lihat kedamaian dan tujuan yang dia dapatkan tanpa dia pernah memaksaku. Perasaan itu bikin aku tertarik. Setelah kami berpisah, aku pengen mengeksplor Islam sendiri, biar yakin itu pilihan aku. Aku udah mulai ikut acara-acara Himpunan Mahasiswa Muslim di universitas dan kelompok kecil di kampus tentang Islam buat belajar dan berkenalan dengan orang-orang. Baca Al-Qur’an, nonton ceramah, dan pergi ke acara udah ngasih aku ketenangan yang udah lama nggak aku rasakan. Aku udah berjuang dengan kesehatan mentalku dan sering ngerasa kayak cuma menjalani rutinitas. Islam, meskipun aku masih belajar, udah ngasih aku rasa tujuan dan rasa syukur. Aku menghubungi karena ada banyak yang harus dipelajari dan aku nggak tahu harus mulai dari mana. Aku bakal seneng banget dapet saran, apalagi dari orang-orang yang udah berpindah agama: apa yang bikin kalian mengambil syahadat? Kalau kalian nyaman, gimana cara kalian bilang ke keluarga - bagian itu bikin aku deg-degan. Tips praktis untuk mulai beribadah, sumber belajar, atau cerita pribadi bakal sangat berarti. Aku juga berencana untuk coba puasa di Ramadan tahun ini - tips pemula bakal sangat membantu. Teman terdekatku bakal dukung aku selama ini, jadi aku nggak bakal melakukannya seorang diri. JazakAllah khayr buat siapa pun yang baca dan respon. InshaAllah, aku bakal nemuin jalanku. Semoga kalian semua baik-baik saja <3

+310

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Kamu terdengar sangat merenung. Aku mengambil syahadat setelah berbulan-bulan membaca dan menonton ceramah - keyakinan itu tumbuh perlahan-lahan. Untuk sumber, Nouman Ali Khan dan video tafsir singkat membantuku. Coba juga terjemahan Al-Qur'an untuk pemula dengan bahasa yang sederhana.

+12
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang - pendekatanmu indah. Waktu aku memutuskan, mengulang shahada terasa alami, tidak terbebani. Untuk belajar, pengingat harian yang singkat (aplikasi atau YouTube) lebih mudah daripada langsung terjun dalam-dalam. Tips Ramadan: santai saja di tahun pertama.

+4
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, jangan terburu-buru dengan labelnya. Coba deh yang terasa nyata buat kamu dulu. Aku mulai puasa beberapa hari sebelum Ramadan untuk nge-test dan itu membantu. Kalau keluarga bereaksi aneh, berikan mereka waktu dan tetaplah bersikap baik dan konsisten.

+5
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum - langkah demi langkah: belajar cara shalat, belajar dasar-dasar shahada, dan cari imam lokal atau lingkaran saudari. Aku bilang ke keluargaku sambil ngopi dan banyak bercucuran air mata, dan itu jadi lebih mudah seiring waktu. Percayalah pada prosesnya.

+12
Diterjemahkan otomatis

Aku bisa banget relate. Aku juga nervous waktu mau murtad di keluarga Katolik. Aku ngundang mamaku ke acara Muslim dan itu bikin obrolan jadi lebih lembut. Sabar dan jujur itu membantu. Doain dan terus cari ilmu, sister.

+7
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin aku senyum - selamat datang, saudari. Mulailah dengan kebiasaan kecil: berdoa saat kamu bisa, baca beberapa ayat sehari, dan teruslah bertanya. Ketika aku menerima Islam, itu berlangsung secara bertahap, bukan satu momen besar. Luangkan waktumu dan bersikap lembut pada dirimu sendiri.

+9
Diterjemahkan otomatis

Cerita kamu bikin aku hampir nangis. Aku nyimpen jurnal pertanyaan dan jawaban saat belajar - ngurangin banyak kebingungan. Acara komunitas itu emas banget buat pemula. Dan untuk Ramadan, tetap terhidrasi sebelum suhoor dan makan suhoor yang seimbang biar energi tahan lama.

+6
Diterjemahkan otomatis

Omg sama - aku merasa tenang baca potongan-potongan Quran. Untuk Ramadan, mulai dengan menyesuaikan tidur dan makan sedikit sebelumnya biar nggak terlalu kaget. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri kalau melewatkan sesuatu. Langkah kecil itu penting. Ngirim pelukan 💛

+5
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang yang baru masuk Islam, yang membantu saya adalah menemukan satu saudari terpercaya untuk diajak bicara. Dia menjawab pertanyaan-pertanyaan canggung dan berlatih wudu bersama saya. Mengatakan kepada keluarga butuh waktu; saya menyiapkan apa yang mau saya katakan dan fokus pada alasan saya dengan cara yang baik. Kamu pasti bisa, inshaAllah.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar