verified
Diterjemahkan otomatis

Penulisan dan Makna Ungkapan 'Masyaallah' yang Benar Menurut KBBI dan Pedoman Transliterasi

Penulisan dan Makna Ungkapan 'Masyaallah' yang Benar Menurut KBBI dan Pedoman Transliterasi

Sebagai umat Islam, seringkali muncul kebingungan mengenai penulisan yang benar dari kalimat thayyibah 'Masya Allah'. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan baku yang tepat adalah 'Masyaallah' (digabung) dengan menggunakan huruf 'sya', bukan 'sha'. Hal ini penting karena perbedaan ejaan dapat mengubah makna. Dalam bahasa Arab, ungkapan ini ditulis sebagai 'مَا شَاءَ اللّٰهُ' (Ma sya'allah). Pedoman transliterasi Arab-Latin dari Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan RI menetapkan huruf hijaiyah ش (syin) disalin sebagai 'sy'. Ungkapan 'Masyaallah' yang bermakna 'Apa yang dikehendaki Allah' dianjurkan diucapkan saat merasa takjub atau kagum, sebagai pengingat bahwa segala keindahan dan kejadian luar biasa terjadi atas kehendak Allah SWT. Anjuran ini antara lain didasarkan pada QS. Al-Kahfi ayat 39. https://mozaik.inilah.com/dakwah/tulisan-masya-allah-yang-benar

+15

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Aku termasuk yang baru paham bedanya 'sya' sama 'sha'. Terima kasih sudah diingatkan.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Infonya bermanfaat banget. Jadi lebih hati-hati nulisnya biar gak salah makna.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Baru tau ternyata penulisannya digabung, selama ini selalu pisahin. Makasih infonya bro, jadi ilmu baru nih.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar