Penulisan dan Makna Ungkapan 'Masyaallah' yang Benar Menurut KBBI dan Pedoman Transliterasi
Sebagai umat Islam, seringkali muncul kebingungan mengenai penulisan yang benar dari kalimat thayyibah 'Masya Allah'. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan baku yang tepat adalah 'Masyaallah' (digabung) dengan menggunakan huruf 'sya', bukan 'sha'. Hal ini penting karena perbedaan ejaan dapat mengubah makna.
Dalam bahasa Arab, ungkapan ini ditulis sebagai 'مَا شَاءَ اللّٰهُ' (Ma sya'allah). Pedoman transliterasi Arab-Latin dari Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan RI menetapkan huruf hijaiyah ش (syin) disalin sebagai 'sy'.
Ungkapan 'Masyaallah' yang bermakna 'Apa yang dikehendaki Allah' dianjurkan diucapkan saat merasa takjub atau kagum, sebagai pengingat bahwa segala keindahan dan kejadian luar biasa terjadi atas kehendak Allah SWT. Anjuran ini antara lain didasarkan pada QS. Al-Kahfi ayat 39.
https://mozaik.inilah.com/dakw