Ketersediaan Sapi Lokal Turun Menjelang Idul Adha 2026 di Kota Malang, Pemkot Siapkan Antisipasi
Ketersediaan sapi lokal di Kota Malang menjelang Idul Adha 2026 diperkirakan menurun. Hal ini disebabkan strategi peternak yang menahan stok hingga mendekati puncak permintaan. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyatakan fenomena ini merupakan pola tahunan yang berdampak pada kenaikan harga. Kebutuhan hewan kurban di kota ini relatif stabil, sekitar 2.000–2.500 ekor sapi per tahun.
Mengantisipasi potensi kekurangan, Dispangtan menggandeng perusahaan untuk mendatangkan sapi dari luar daerah, dengan batasan impor maksimal 50% dari jumlah sapi lokal sesuai peraturan. Di sisi lain, Pemkot Malang memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Pemeriksaan dilakukan sejak lokasi penjualan hingga penyembelihan dengan melibatkan sekitar 500 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan. Vaksinasi rutin juga terus dilakukan bersama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, dengan Kota Malang masih nihil kasus PMK. Setiap hewan yang masuk wajib membawa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), dan jika ditemukan indikasi penyakit, akan dikembalikan ke daerah asal.
https://kabarbaik.co/stok-sapi