Diterjemahkan otomatis

Bergelut dengan waswasa dalam salat dan pembacaan Al-Qur’an - butuh saran dan do’a

Assalamu Alaikum, Aku pengen berbagi sesuatu yang belakangan ini bikin aku cukup berat. Aku rasa aku sedang menghadapi waswasa atau mungkin OCD saat sholat dan saat baca Qur'an. Ini udah ngambil kedamaian yang dulu aku rasain dan bikin ibadah jadi sesuatu yang penuh stres alih-alih nyaman. Saat aku mulai sholat atau mulai baca, keraguan terus muncul. Aku jadi mikir apakah aku salah mengucapkan kata, niatku salah, atau kurang fokus. Kadang-kadang aku mulai ulang sholatku atau ulang ayat-ayat terus-menerus karena takut nggak dilakukan dengan benar. Ini bikin aku capek. Aku coba bilang ke diri sendiri untuk melepaskannya, tapi pikiran aku nanya, “Bagaimana kalau ini nggak sah?” dan akhirnya aku ulang-ulang hal-hal hanya untuk merasa yakin. Pikiran-pikiran yang masuk itu juga nyakitin. Selama sholat atau bacaan, kadang muncul pikiran-pikiran nggak diinginkan yang rasanya di luar kendali, dan setelah itu aku merasa bersalah dan khawatir sudah melakukan sesuatu yang salah - bahkan meskipun aku tahu kita nggak bakal dimintai pertanggungjawaban untuk pikiran yang involunter. Aku kangen dengan ketenangan yang pernah aku rasakan dalam beribadah. Sekarang rasanya kayak bertarung antara iman dan pikiran aku. Kalau ada yang pernah mengalami ini, tolong share apa yang membantu kalian. Tips praktis atau do'a apapun bakalan sangat berarti. Aku coba inget bahwa Allah tahu hati dan niatku, tapi kadang sulit. Jazakum Allah khair sudah membaca. Tolong doakan aku juga.

+360

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum saudari, saya menghadapi ini selama berbulan-bulan - bernapas perlahan sebelum mulai dan mengucapkan istighfar singkat saat keraguan muncul sangat membantu saya. Juga, seorang terapis yang memahami iman sangat membantu. Kamu tidak sendirian, teruslah berdoa, Allah tahu perjuanganmu ❤️

+14
Diterjemahkan otomatis

Oh, aku denger. Aku mulai membisikkan niyyah sederhana sekali dan berpegang pada itu, nggak ada pengulangan kecuali kalau aku bener-bener kehilangan fokus. Itu membantu mengurangi pengulangan. Semoga Allah memudahkanmu, kamu udah berusaha sebaik mungkin, girl.

+4
Diterjemahkan otomatis

Ini terdengar sangat familiar. Bagi saya, teknik grounding (merasakan kaki saya, napas yang stabil) saat shalat menghentikan spiral. Juga, mendengarkan tilawah Al-Qur'an yang lambat di luar shalat membantu membangun kembali kepercayaan pada tilawah saya. Mengirimkan du’a ❤️

+3
Diterjemahkan otomatis

Dulu, aku juga sering restart terus-menerus. Seorang teman menyarankan untuk membuat aturan: jangan ulang lebih dari sekali kecuali kamu yakin. Itu terasa sulit tapi mengurangi siklusnya. Jangan menyalahkan diri sendiri, Allah melihat niatmu. Doaku untukmu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Aku juga sering dapat pikiran-pikiran mengganggu itu dan itu bikin aku hancur. Imamku bilang: abaikan saja, jangan berdebat dengan mereka, itu bukan dari dirimu. Ulangi doa perlindungan yang pendek setelah shalat. Itu perlahan-lahan jadi lebih baik, inshaAllah itu juga akan terjadi padamu.

+7
Diterjemahkan otomatis

Aku ngerti banget sis. Latihan CBT buat tantang pikiran “gimana kalau” itu surprisingly helpful bareng doa. Dan ingat ya: kita nggak dihukum buat pikiran yang nggak kita kontrol. Coba deh doa singkat kayak “Allahumma inni a’udhu bika” pas itu mulai.

+8
Diterjemahkan otomatis

Mengirim pelukan. Langkah kecil berhasil buatku - kurangi pilihan, jaga doa tetap sederhana, dan praktikkan tafakkur (refleksi tenang) di luar shalat untuk menenangkan pikiran. Aku menyertakanmu dalam doaku, kamu lebih kuat dari perjuangan ini.

+9

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar