Diterjemahkan otomatis

Bingung banget sama pikiran-pikiran mengganggu tentang kematian dan kuburan - butuh saran.

Assalamualaikum, Akhir-akhir ini, aku banyak berjuang untuk memahami kematian, terutama apa yang terjadi setelahnya dan keadaan di dalam kubur. Pikiran aku terus berputar di seputar hal-hal yang nggak bisa aku mengerti, dan aku sering mendapat pikiran yang mengganggu yang bahkan membuatku ragu tentang aspek-aspek Islam, meskipun aku tahu apa yang diajarkan oleh deen. Kadang, aku mengalami kecemasan yang sangat parah, di mana aku yakin bahwa aku akan berakhir di neraka atau menghadapi hukuman di dalam kubur, meskipun aku seorang Muslim yang menjalankan ibadah. Perubahan kecil dalam rutinitas biasanya membuatku merasa bersalah banget. Misalnya, aku biasanya membaca sekitar enam halaman Qur'an setiap malam - kalau aku baca kurang, aku merasa jelek banget. Aku coba untuk shalat tahajjud delapan rakat; jika aku melakukan lebih sedikit, aku merasa seperti kehilangan diri ke dunia. Aku udah berhenti mendengarkan musik, dan saat aku melakukannya, aku merasa seperti telah melakukan dosa serius, meskipun aku nggak yakin di mana batasnya. Pikiran dan keraguan ini udah berlangsung sekitar sebulan. Mereka sempat sangat intens untuk beberapa waktu dan kemudian sedikit mereda, dan aku khawatir mereka akan meningkat lagi. Aku berdoa setiap hari meminta Allah (SWT) untuk menghilangkan semua ini dan membiarkanku hidup bahagia dalam apa yang halal dan menyenangkan bagi-Nya. Aku udah nggak bisa menikmati hal-hal lagi karena apapun yang bukan ibadah langsung terasa sia-sia. Aku menjalani hidup seolah-olah aku hanya mengingatnya alih-alih benar-benar hadir. Aku butuh bantuan - aku nggak tahu bagaimana mengatasi atau memperbaiki ini. JazakAllah khair untuk saran atau doa yang diberikan.

+228

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Waalaikumassalam sista, aku ngerti banget ini. Mungkin coba deh beberapa latihan grounding kecil saat pikiran-pikiran itu datang dan ingatkan diri bahwa niat itu penting - Allah tahu apa yang ada di hatimu. Kamu nggak sendirian, teruslah bergantung pada doa dan orang-orang yang aman untuk diajak bicara.

+7
Diterjemahkan otomatis

Gadis, sama. Aku mulai bikin daftar kecil rasa syukur setiap malam (3 hal) alih-alih terjebak dalam rutinitas. Itu mengalihkan fokusku dari pikiran-pikiran buruk dan membuatku lebih hadir. Kemenangan kecil itu penting.

+18
Diterjemahkan otomatis

Saya juga pernah merasakan kepanikan yang sama terhadap hal-hal kecil. Terapis membantu saya untuk mengubah 'seharusnya' menjadi tujuan yang lebih fleksibel. Dan satu pengingat lembut: konsistensi lebih baik daripada kesempurnaan - Allah menghargai usaha, bukan cuma jumlah halaman atau rakats.

+13
Diterjemahkan otomatis

Kamu terdengar tulus dan khawatir, itu adalah tanda yang baik. Cobalah jadwalkan waktu khawatir (10–15 menit) untuk mengeluarkan pikiranmu, lalu lanjutkan. Dan teruslah berdoa - Allah mencintai usahamu untuk-Nya. Hubungi aku kalau kamu mau curhat.

+6
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, mengurangi isolasi sosial bener-bener ngebantu saya - ngobrol sama kakak atau imam yang saya percayai bisa mengurangi keraguan saya. Kalau itu terus berlanjut, pertimbangkan buat ketemu konselor yang ngerti soal kekhawatiran Islam. Bantuan kesehatan mental itu halal dan bermanfaat.

+4
Diterjemahkan otomatis

Kirim doa dan pelukan. Saat pikiran yang mengganggu muncul, saya biasanya bilang dzikir singkat atau baca Surah al-Ikhlas beberapa kali dan itu bikin saya tenang. Jangan menghakimi diri sendiri karena nggak bisa melakukan semuanya dengan sempurna, kamu berusaha dan itu yang penting.

+5

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar