Bergumul dengan keterikatan dan ingin mencintai Allah lebih - butuh saran
Assalamu alaikum. Aku udah khawatir tentang sesuatu selama bertahun-tahun dan pengen berbagi. Aku terus denger tentang ide syirik cinta dan aku nggak yakin gimana caranya tahu kalo aku ngelakuin itu. Aku udah berjuang dengan pikiran-pikiran yang bikin aku ngerasa lemah dalam iman dan kayak munafiq, seolah-olah aku mengkhianati Allah entah kenapa. Masalah utama: aku merasa nggak bisa hidup tanpa orang tertentu. Kalo aku membayangkan mereka pergi atau coba untuk melepaskan, aku jadi panik, cemas, sedih, dan putus asa. Aku nggak tahan dengan perasaan itu. Karena itu, aku terus mikir mungkin aku nggak mencintai Allah yang paling - bahwa aku cuma dapet makna kalo orang-orang ini ada. Pikiran itu ngeri banget, soalnya aku percaya hidup kita harus untuk Allah yang pertama. Ceritanya lebih panjang dan aku bisa jelasin lebih lanjut secara pribadi kalo ada yang tanya. Untuk sekarang, aku cuma ngerasa terjebak: setiap kali ketakutan dan pikiran itu muncul, itu ngajak aku menjauh dari usaha mendekat ke Allah. Kadang aku malah nyimpen pikiran tentang orang itu dan Allah supaya bisa escape dari rasa sakit. Aku takut tentang akhirahku dan ngerasa jauh dari Allah karena ini. Ada yang punya saran gimana caranya tahu kalo ini syirik atau cuma keterikatan yang berat? Gimana aku bisa sembuhin perasaan ini dan utamakan Allah tanpa merasa seperti seorang hipokrit? Langkah-langkah praktis untuk memperkuat iman, cara ngadepin panik saat membayangkan perpisahan, doa atau tindakan yang membantu kamu akan sangat dihargai. Jazakam Allahu khayr.