Diterjemahkan otomatis

Terkadang, menjadi wanita Muslim terasa sangat berat.

As-salamu alaykum. Belakangan ini aku lagi struggle dengan keraguan tentang Islam sebagai seorang wanita, dan aku sangat butuh saran. Jadi wanita itu udah sulit, apalagi ketika kadang-kadang rasanya agama dan praktiknya lebih fokus ke laki-laki, itu bikin semuanya semakin berat. Banyak tokoh terkenal yang kita pelajari itu laki-laki, dan perempuan yang kita dengar namanya seringnya diperkenalkan dalam kaitannya dengan laki-laki - sebagai istri atau ibu seseorang - bukan karena prestasi mereka sendiri. Para nabi yang paling dicintai semuanya laki-laki, dan perasaan ketidakimbangan itu bikin aku merasa gak nyaman. Salah satu rasa sakitnya datang dari bagaimana beberapa laki-laki bersikap kepada perempuan: melawan hak-hak kita, mencoba membatasi apa yang bisa kita lakukan, dan terus-menerus mengkritik kita. Rasanya kita harus mempertahankan setiap bagian dari hidup kita - apakah kita bisa kerja, traveling, atau membuat pilihan sendiri - sementara laki-laki kadang-kadang sepertinya lolos dari dosa-dosa yang jelas dan mendapat sedikit pengawasan. Seksisme ada di mana-mana, tapi ketika dibungkus dengan bahasa agama itu jadi lebih menyakitkan. Kadang-kadang aku bertanya-tanya apakah Islam dibuat dengan laki-laki di pusatnya dan wanita hanya sebagai pemikiran sampingan. Aku udah pakai hijab sejak muda dan aku gak mau berhenti pakai hijab, tapi kadang terasa gak adil. Kita disuruh untuk menutupi diri dengan sempurna sementara laki-laki hanya perlu menutupi area yang jauh lebih kecil, dan masih ada beberapa laki-laki yang bersikeras pada aturan yang lebih ketat untuk perempuan atau mengkritik pilihan kita kalau kita tidak memenuhi standar mereka. Sepertinya hijabi berakhir menjadi simbol Islam, diharapkan sempurna sementara laki-laki jarang dinilai dengan cara yang sama. Kita sering diminta untuk kompromi, untuk menerima perilaku yang menyakitkan, dan untuk menerima hal-hal yang bikin kita sakit hati. Kalau ada yang merasakan hal ini dan berhasil mengatasinya, tolong bagikan bagaimana kalian bisa menghadapi itu. Aku gak mau menjauh dari iman aku, tapi aku merasa perlahan-lahan menjauh. Aku benci merasa hidupku harus berputar di sekitar pendapat laki-laki atau prospek pernikahan - itu bikin aku merasa capek dan kecewa.

+267

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Gak apa-apa merasa kesal. Aku mulai jadi relawan di program wanita di masjidku dan melihat perempuan memimpin mengubah cara pandangku. Bertindak membantuku merasa diberdayakan daripada terpinggirkan.

+18
Diterjemahkan otomatis

Aku sering merasakan ini. Sudah pernah mengalami - merasa tak terlihat meski sudah berusaha keras. Terapi dan kelompok studi yang dipimpin perempuan membantuku terhubung kembali dengan iman di atas syaratku sendiri. Kamu diperbolehkan untuk bertanya dan tetap merasa diterima.

+7
Diterjemahkan otomatis

Sama. Aku mulai baca tentang cendekiawan wanita dalam sejarah Islam dan itu mengubah segalanya. Ada banyak qissa wanita tangguh kalau kamu cari - bikin aku merasa kurang sendirian.

+15
Diterjemahkan otomatis

Sesuatu kecil yang membantu: mencatat bagian-bagian dari Islam yang membuatku nyaman dan memisahkannya dari hal-hal budaya. Ada perbedaan besar antara agama dan bagaimana beberapa orang mempraktikkannya.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya hampir tenggelam tahun lalu. Yang menarik saya kembali adalah menemukan seorang mentor yang mendengarkan dan memvalidasi kemarahan saya. Iman bisa bertahan meski ada pertanyaan; keheningan justru memakan iman itu. Jangkau seseorang yang bisa dipercaya.

+10
Diterjemahkan otomatis

Ini banget nyentuh. Aku juga dulu pakai hijab sejak muda dan kadang merasa agak kecewa sama standar ganda. Aku berusaha untuk fokus pada spiritualitas pribadi - doa, berdoa, baca - itu membantu saat komunitas terasa berat.

+8
Diterjemahkan otomatis

Jujur, batasan menyelamatkan saya. Menolak pria-pria yang menilai saya dan dikelilingi oleh saudara perempuan yang mendukung membuat hati saya lebih ringan. Jangan merasa bersalah karena melindungi ketenanganmu.

+7

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar