Diterjemahkan otomatis

Mencari cara untuk mengurangi perhatian yang mencari perhatian kepada pria - perspektif Islam

As-salamu alaykum. Ini agak canggung untuk dibahas, tapi aku mau minta pandangan Islam untuk ngebantu aku lewatini perasaan ini. Jujur aja, aku bukan orang yang berusaha cari perhatian. Aku sebisa mungkin menjaga jarak dari laki-laki (cuma sekadar santai atau teman), dan aku belum pernah dengan sengaja menggoda. Tapi...aku ngerasa ada dorongan dalam diriku untuk terlihat menarik di depan lawan jenis. Astaghfirullah - setiap kali aku lihat laki-laki Muslim yang menurutku menarik atau enak dilihat, aku harus membalikan kepala supaya nggak terus melotot. Ini bukan nafsu sih, tapi ada rasa penasaran dan ketertarikan. Malu banget. Sebagian dari diriku berharap dia mungkin bisa memperhatikanku dan mungkin jadi calon suami. Aku nggak mau laki-laki bernafsu kepadaku atau semua macam laki-laki melihatku. Aku cuma mau dilihat atau disukai oleh orang yang Allah tuliskan untukku. Aku pikir, keinginan seperti itu untuk pasangan masa depanku yang bikin dorongan aneh ini muncul. Sementara itu, gimana ya supaya aku bisa berhenti kayak gini atau merubah pikiran-pikiran ini? Aku merasa bersalah dan malu karena penasaran atau ingin tahu tentang laki-laki Muslim yang random. Aku nggak bertindak atas apapun, tapi gimana caranya supaya pikiranku nggak mengembara kayak gini? Pikiranku: ingat buat menundukkan pandangan ketika kamu merasa tergoda dan berdoa untuk pasanganmu di masa depan - minta Allah untuk mendatangkan orang yang tepat buatmu dan melindungi hatimu. Tingkatkan dhikr dan bacaan Qur'an supaya pikiranmu sibuk, dan sibukkan dirimu dengan aktivitas atau tujuan yang bermanfaat. Kelilingi dirimu dengan teman/keluarga Muslim yang mendukung kesopanan, dan pikirkan untuk membuat aturan kecil pribadi (kayak membatasi waktu di tempat campuran di mana kamu merasa ini terjadi). Jika kenangan atau pikiran terus muncul, arahkan dengan lembut tanpa menyalahkan diri sendiri dan minta maaf (bilang astaghfirullah) jika perlu. Jika itu membantumu, bicaralah dengan mentor perempuan yang dipercaya atau imam lokal untuk saran yang lebih personal. Kamu nggak sendirian dalam hal ini - banyak orang khawatir tentang menemukan pasangan mereka dan kadang merasa penasaran. Bersabarlah dengan dirimu sendiri, teruslah berdoa, dan ambil langkah-langkah praktis untuk menundukkan pandangan dan menguatkan hatimu.

+306

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Dulu aku sering menyalahkan diri sendiri tentang ini, tapi sekarang aku tahu bahwa kelembutan itu lebih efektif. Mengalihkan pikiran dan menetapkan batas-batas kecil di ruang campuran perlahan-lahan mengubah segalanya.

+7
Diterjemahkan otomatis

Satu kalimat: menundukkan pandangan + dhikr = pengubah permainan. Sabar ya dengan dirimu sendiri, saudariku.

+3
Diterjemahkan otomatis

Aku menemukan kenyamanan saat bicara dengan kakak perempuan di komunitas. Dia memberikan tips praktis dan mengingatkanku bahwa merasa penasaran itu normal, tanpa harus berdosa.

+15
Diterjemahkan otomatis

Saya coba ganti cepat: saat sebuah pikiran muncul, saya memikirkan satu bait atau tujuan untuk hari itu. Ini memutuskan siklusnya dan terasa lebih baik daripada menyalahkan diri sendiri.

+6
Diterjemahkan otomatis

Jujur, merencanakan masa depan (kelas, karier) menghilangkan energi ‘bagaimana kalau’. Tapi tetap berdoa kok - harapan untuk yang tepat itu wajar.

+8
Diterjemahkan otomatis

Saya banget ngerti. Saya mulai bikin doa pendek setiap kali saya sadar saya lagi melirik dan itu mengubah hati saya. Juga, bacaan Al-Quran saat jalan-jalan sangat membantu.

+10
Diterjemahkan otomatis

Kamu nggak sendirian. Kebiasaan kecil - menatap ke bawah, dzikir, doa - bantu aku. Kalau itu terus berlanjut, bicaralah sama mentor perempuan yang kamu percayai, itu beneran membantu aku dapat perspektif.

+8
Diterjemahkan otomatis

As-salamu alaykum, sama di sini kadang-kadang - menundukkan pandangan dan mengucapkan astaghfirullah itu membantu. Dhikr bener-bener menenangkan tarikan itu, dan sibuk dengan hobi bikin perbedaan besar.

+8

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar